NZD Melemah Tipis Jelang Rilis Data Pekerjaan Dan Upah

Setelah mengawali pekan dengan kenaikan signifikan, NZD melemah tipis jelang rilis data pekerjaan dan upah Selandia Baru. Diperkirakan, data upah akan meningkat.

FirewoodFX

iklan

FirewoodFX

iklan

Dolar Selandia Baru (NZD) naik terhadap Greenback di awal pekan, melanjutkan penguatan sejak minggu lalu. Data upah dan pekerjaan kuartal kedua New Zealand diharapkan dapat melanjutkan dorongan terhadap Kiwi. Pada pukul 9:22 WIB pagi ini, NZD/USD berada di kisaran 0.6816, melemah sedikit setelah sempat menyentuh High 0.6832 di awal sesi perdagangan Sydney.

NZD/USD 31 Juli

Pada hari Senin kemarin (30/Juli), Kiwi naik terhadap sebagian major currencies. Menurut ahli strategi dari Australia & New Zealand Banking Group, Dolar New Zealand diperkirakan akan terus menguat selama beberapa hari mendatang, meski prospek jangka menengah NZD masih suram karena tingkat suku bunga yang rendah. Ini artinya, hanya masalah waktu sebelum Kiwi kembali terhempas terhadap Greenback.

 

Investor Masih Menanti Data Pekerjaan Dan Upah

Penguatan NZD di awal pekan disebabkan oleh faktor sentimen pasar yang mulai pulih dan teknikal jangka pendek. Fokus pasar selanjutnya tertuju pada laporan ketenagakerjaan kuartal kedua yang dijadwalkan akan rilis pada Selasa malam (GMT) atau Rabu pagi (WIB). Di samping itu, rilis data upah kuartal kedua diprediksi akan ikut mewarnai pergerakan Kiwi pekan ini.

Sebelumnya, pemerintah Selandia Baru telah mengatur kenaikan upah sebesar $15.75 per jam tahun lalu menjadi $20 per jam pada tahun 2020 mendatang. Itu artinya, upah pekerjaan tahunan Selandia Baru kemungkinan besar akan meningkat, sehingga investor tetap optimis terhadap Kiwi meski hanya dalam rentang jangka pendek.

Perlu diketahui, pertumbuhan upah pekerja yang minim di Selandia Baru dalam beberapa waktu terakhir telah menghambat inflasi domestik, sehingga RBNZ (Bank Sentral Selandia Baru) tetap mempertahankan suku bunga acuan sebesar 1.75 persen, yang merupakan rekor suku bunga terendah sejak akhir 2016.

"Rilis data Pekerjaan dan Upah Selandia Baru minggu ini bisa menjadi petunjuk bagi pasar untuk melihat seberapa kuat tren upah dan prospek inflasi mendatang. Setidaknya hal itu bisa memberikan gambar terkait kapan RBNZ menaikkan suku bunga," Daniel Been, kepala riset FX di ANZ.

284678

Pandawa punya minat besar terhadap dunia kepenulisan dan sejak tahun 2010 aktif mengikuti perkembangan ekonomi dunia. Penulis juga seorang Trader Forex yang berpengalaman lebih dari 5 tahun dan hingga kini terus belajar untuk menjadi lebih baik.


30 Apr 2019