iklan

GBP/USD Anjlok Pasca Laporan Retail Sales Inggris

Retail Sales Inggris jatuh ke level terendah sepanjang sejarah dan melemahkan GBP/USD. Tekanan juga datang dari menguatnya Dolar AS sehubungan dengan eskalasi konflik AS-China.

iklan

iklan

Seputarforex - Poundsterling melemah terhadap Dolar AS di sesi perdagangan Jumat (22/Mei) malam ini. Selain karena data ekonomi Inggris yang mengecewakan, tensi konflik AS-China juga menjadi faktor yang menekan Pound.

 

Retail Sales Inggris Terjun Bebas

Penjualan Ritel (Retail Sales) Inggris merosot hingga -18.1 persen pada bulan April 2020 dalam basis bulanan. Angka tersebut jauh lebih rendah daripada periode sebelumnya di -5.2 persen, serta lebih buruk daripada ekspektasi -16 persen. Retail Sales Inggris bulan April ini adalah yang terendah sepanjang sejarah.

united-kingdom-retail-sale

Penyebabnya tak lain adalah pandemi virus Corona yang mengharuskan masyarakat untuk tinggal di rumah dan menyebabkan penutupan pusat-pusat perbelanjaan. Penurunan penjualan BBM di Inggris mencapai -52 persen, disusul oleh sektor penjualan pakaian dan alas kaki sebanyak -50.2 persen.

"Dampak dari Covid-19 telah berkontribusi lima kali lipat (terhadap penurunan Penjualan Ritel)," kata deputi ONS, Jonathan Athow.

Menurut Athow, belanja online memang kembali melonjak karena orang-orang membeli barang dari rumah di tengah lockdown. Namun sayangnya, kenaikan dalam sektor penjualan online tersebut tidak mampu mengimbangi penurunan penjualan ritel Inggris secara keseluruhan.

 

Konflik AS-China Tambahi Bearish GBP/USD

Selain karena data Retail Sales Inggris yang memburuk, laju pergerakan Pound terhadap Dolar AS juga dibebani oleh meningkatnya permintaan Dolar AS sebagai safe haven di tengah eskalasi konflik AS-China. Saat berita ini ditulis, GBP/USD diperdagangkan di 1.2182, tergelincir 0.32 persen dan mendekati level yang terakhir dicapai pada tanggal 18 Mei.

gbpusd

Ketegangan kali ini dipicu oleh sikap China pada Hong Kong, yang dicampuri oleh Amerika Serikat. Pemerintah Beijing melakukan pengetatan otoritasnya atas Hong Kong dengan berencana memberlakukan UU keamanan nasional.

Akan tetapi, rencana tersebut mendapat penolakan keras dari Washington. Presiden Donald Trump menyatakan akan mengawasi ketat permasalahan tersebut, begitu pula dengan Menteri Pertahanan AS Mike Pompeo yang mendesak Beijing untuk membatalkan rencana tersebut.

Download Seputarforex App

292974

Sudah aktif berkecimpung di dunia jurnalistik online dan content writer sejak tahun 2011. Mengenal dunia forex dan ekonomi untuk kemudian aktif sebagai jurnalis berita di Seputarforex.com sejak tahun 2013. Hingga kini masih aktif pula menulis di berbagai website di luar bidang forex serta sebagai penerjemah lepas.


11 Jun 2020

Kesulitan Akses Seputarforex?
Silahkan buka melalui https://bit.ly/seputarforex


Alternatifnya, lakukan solusi ini jika Anda mengakses lewat:
PC   |   Smartphone