EUR/USD 1.067   |   USD/JPY 154.850   |   GBP/USD 1.237   |   AUD/USD 0.645   |   Gold 2,305.79/oz   |   Silver 27.31/oz   |   Wall Street 38,503.69   |   Nasdaq 15,451.31   |   IDX 7,177.62   |   Bitcoin 66,837.68   |   Ethereum 3,201.65   |   Litecoin 85.47   |   Dow Jones Industrial Average naik 0.69% menjadi 38,503. Indeks S&P 500 naik 1.20% menjadi 5,070. Nasdaq Composite naik 1.59% menjadi 15,696, 5 menit lalu, #Saham AS   |   PT Bumi Resources Tbk (BUMI) membukukan kenaikan laba bersih, mengantongi pendapatan senilai $311.01 juta hingga Maret 2024, 8 menit lalu, #Saham Indonesia   |   PT Rukun Raharja Tbk. (RAJA) mencetak pendapatan sebesar Rp994.15 miliar dengan laba bersih Rp129.11 miliar, 8 menit lalu, #Saham Indonesia   |   PT Tower Bersama Infrastructure Tbk. (TBIG) menyiapkan dana Rp800 miliar yang bersumber dari kas internal untuk mengeksekusi rencana buyback 396.50 juta saham, 9 menit lalu, #Saham Indonesia

Harga Emas Lanjutkan Reli Di Tengah Pelemahan Dolar AS

Penulis

Harga emas kembali naik seiring dengan Dolar AS yang lemah. Potensi disetujuinya stimulus fiskal senilai triliunan dolar AS menambah dukungan bagi emas.

Seputarforex - Harga emas naik ke level tinggi satu pekan di sesi perdagangan Rabu (10/Februari) malam ini. Isu mengenai paket stimulus fiskal Amerika Serikat menjadi alasan tingginya permintaan pasar terhadap emas sabagai aset anti inflasi.

Harga emas spot naik 0.1 persen ke $1839.00, sementara harga emas futures di Comex New York naik 0.2 persen ke $1841.20. Grafik XAU/USD berikut ini juga menunjukkan kenaikan harga emas 0.25 persen ke $1842.70.

xauusd

Selasa kemarin, Presiden Biden telah sepakat dengan para pemimpin Demokrat untuk membatasi atau menghapus pembayaran bantuan bagi orang-orang berpenghasilan tinggi. Ini merupakan salah satu aturan dari Undang-Undang stimulus fiskal senilai $1.9 triliun yang diwacanakan Joe Biden. Peluang Kongres untuk meloloskan stimulus tersebut semakin besar, sehingga potensi kenaikan inflasi mendorong outlook harga emas dalam jangka panjang.

"Ketakutan akan inflasi pun muncul, terutama di AS seiring dengan stimulus yang semakin dekat untuk diloloskan..." kata analis komoditas Peter Fertig.

Namun demikian, Edward Meir justru mencermati dampak lain dari penerapan stimulus fiskal AS. "Harga emas sedikit tarik-ulur," ungkap analis ED&F Man Capital Markets tersebut. Menurutnya, masih ada ekspektasi bahwa stimulus yang sangat besar akan mengarah pada kenaikan suku bunga, sehingga opportunity cost untuk menyimpan bullion akan naik.

Dari perspektif Dolar AS pun, dampak stimulus fiskal masif sejatinya cukup beragam. Tim analis Westpac mengkonfirmasi pandangan ini. Ia menyoroti bahwa di satu sisi, stimulus yang besar berpotensi mempercepat pemulihan ekonomi AS dibandingkan negara-negara lain, sehingga memperkuat mata uang AS. Namun di sisi lain, stimulus tersebut bisa menimbulkan kenaikan inflasi yang berakibat positif pada permintaan emas serta melemahkan Dolar AS.

Download Seputarforex App

295158
Penulis

Sudah aktif berkecimpung di dunia jurnalistik online dan content writer sejak tahun 2011. Mengenal dunia forex dan ekonomi untuk kemudian aktif sebagai jurnalis berita di Seputarforex.com sejak tahun 2013. Hingga kini masih aktif pula menulis di berbagai website di luar bidang forex serta sebagai penerjemah lepas.