Advertisement

iklan

Iran Tembakkan Rudal Ke Pangkalan Militer AS, USD/JPY Tertekan

Iran membuktikan ancamannya dengan menyerang pangkalan militer AS. Tensi geopolitik Timur Tengah yang semakin memanas pun mendorong penguatan aset safe haven.

Advertisement

iklan

Xm

iklan

Seputarforex.com - Ketegangan geopolitik Timur Tengah kembali memanas setelah Iran mengonfirmasi serangan yang dilancarkan terhadap pangkalan militer AS di Irak. Hal ini memicu kepanikan pelaku pasar, sehingga aset berisiko merosot sementara aset safe haven menguat pada sesi perdagangan hari Rabu (08/Januari) pagi.

Serangan Iran ke pangkalan militer AS

Teheran menembakkan lebih dari selusin rudal balistik terhadap setidaknya dua pangkalan militer AS. Menurut sebuah pernyataan di TV pemerintah, Korps Garda Revolusi Iran mengkonfirmasi bahwa mereka menembakkan roket untuk membalas pembunuhan Qassem Soleimani pekan lalu. Serangan balasan tersebut terjadi hanya beberapa jam setelah pemakaman Soleimani.

 

Bagaimana Respon AS?

Kabar serangan terhadap pangkalan udara al-Asad dan pangkalan lainnya di Erbil dengan cepat diketahui oleh Amerika Serikat. Hingga kini, AS belum memberikan laporan jumlah korban dalam insiden tersebut.

Meskipun begitu, juru bicara Pentagon, Jonathan Hoffman, langsung memberikan pernyataan terbaru menyusul aksi balas dendam Iran:

"Saat ini, kami sedang menghitung total kerusakan yang disebabkan oleh pertempuran awal. Setelah kami selesai mengevaluasi situasi dan respon yang akan diambil, maka kami akan mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk mempertahankan serta melindungi personel, mitra, serta sekutu AS di kawasan."

Komentar lebih lanjut datang dari juru bicara Gedung Putih, Stephanie Grisham. Ia mengatakan bahwa pihaknya sudah memberikan pengarahan kepada presiden dan saat ini Trump sedang memantau situasi untuk berkonsultasi dengan tim keamanan nasional.

 

USD/JPY Sempat Merosot Tajam

Serangan balasan Iran langsung memantik aksi jual terhadap aset-aset berisiko versus safe haven. Tak ayal, kondisi ini juga berimbas pada pergerakan mata uang safe haven seperti Yen dan Franc Swiss. Tak lama setelah berita serangan Iran ke pangkalan militer AS, pair USD/JPY sempat tertekan hingga ke area 107.65 yang merupakan level terendah sejak pertengahan Oktober. Namun saat berita ini ditulis, harga diperdagangkan pada kisaran 108.14.

Iran Tembakan Rudal Ke Pangkalan

Anda juga dapat mendengarkan ulasan berita di atas dalam video berikut ini.

291563

Pandawa punya minat besar terhadap dunia kepenulisan dan sejak tahun 2010 aktif mengikuti perkembangan ekonomi dunia. Penulis juga seorang Trader Forex yang berpengalaman lebih dari 5 tahun dan hingga kini terus belajar untuk menjadi lebih baik.