OctaFx

iklan

JPFA: Ingin Tambah Modal, Terbitkan Saham Baru

Salah satu emiten yang bergerak di bisnis peternakan yakni PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) berencana akan melakukan menerbitkan saham baru (right issue) yaitu sebanyak 1,066 miliar lembar saham.

FirewoodFX

iklan

FirewoodFX

iklan

Salah satu emiten yang bergerak di bisnis peternakan dan makanan yakni PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) berencana akan melakukan menerbitkan saham baru (right issue) yaitu sebanyak 1,066 miliar lembar saham. Direktur PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA), Koesbyanto Setyadharma menuturkan, langkah serta aksi perseroan JPFA ini ditempuh dalam mekanisme penambahan modal usaha perusahaan JPFA.

Japfa Comfeed

Ia juga menjelaskan, penambahan modal emiten berkode JPFA tersebut dijalankan tanpa menggunakan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau menggunakan mekanisme private placement. Selain itu, pihak perusahaan menjelaskan, saham baru tersebut dipatok dengan harga pelaksanaan sebesar Rp 935.6 per saham.

 

Tujuan Penerbitan Saham Baru

Koesbyanto Setyadharma mennyatakan, dengan melakukan langkah penerbitan saham baru, perseroan yang dipimpinnya akan mampu untuk memperkuat sektor permodalan. Kuatnya modal perusahaan akan membuat
usaha serta kinerja perseroan dan anak perusahaan menjadi lebih baik lagi.

Disamping itu, likuiditas saham JPFA diperkirakan akan mengalami kenaikan seiring dengan jumlah saham yang beredar di publik naik. Bahkan, dampak right issue emiten JPFA ini juga akan mampu untuk menurunkan liabilitas, menaikkan peluang investasi, serta modal keja untuk aksi korporasi yang menguntungkan.

Rencananya, perseroan JPFA akan merilis 750 juta saham baru atau sekitar 6.57 persen dari total keseluruhan modal ditempatkan serta disetor. Setelah menerbitkan saham baru, perseroan JPFA akan membuat ekuitas perseroan meningkat ke Rp 7,107 triliun dari sebelumnya yang hanya sebesar Rp 6,109 triliun.

268473

Pernah menempuh pendidikan di Fakultas Sastra, jurusan Sastra Inggris konsentrasi Linguistik, Unversitas Negeri Malang. Menyukai bidang kepenulisan dan dunia penerjemahan ekonomi dan bisnis sejak tahun 2013 silam. Saat ini menjadi jurnalis di Seputarforex yang bertanggung jawab untuk menulis berita emas dunia, forex, dan saham.