Kesepakatan Dagang Fase-1 Makin Meragukan, Dolar AS Naik Lagi

Walaupun harapan pasar untuk tercapainya kesepakatan dagang AS-China masih tinggi, banyak pihak memilih untuk wait-and-see hingga penandatanganan resmi.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Indeks Dolar AS (DXY) menanjak lagi setinggi 0.1 persen ke kisaran 98.53 pada awal sesi Eropa hari ini (15/Oktober), seiring dengan meningkatnya kesangsian terhadap prospek kesepakatan dagang AS-China dan kesepakatan brexit. Walaupun harapan pasar untuk tercapainya kedua kesepakatan itu masih tinggi, banyak pihak memilih wait-and-see. Minat beli safe haven juga tampak dari posisi USD/JPY menurun 0.15 persen ke level 108.23, serta AUD/USD melemah 0.2 persen ke level 0.6761.

DXY Daily

Presiden AS Donald Trump membanggakan rancangan kesepakatan dagang fase-1 pada hari Jumat lalu sebagai awal dari tercapainya kompromi menyeluruh dengan China. Akan tetapi, berita-berita terbaru justru mengisyaratkan bahwa kedua belah pihak sebenarnya masih memiliki banyak perbedaan pendapat yang dapat menghalangi tercetaknya draft kesepakatan utuh yang siap untuk ditandatangani secara resmi.

"Laporan media menyebutkan China menginginkan sebuah pertemuan tingkat tinggi lagi akhir bulan ini untuk finalisasi kesepakatan hari Jumat, mengisyaratkan bahwa tak semua rincian sudah disepakati," kata Alex Stanley dari National Australia Bank, sebagaimana dikutip oleh Reuters.

Lanjutnya, "Partisipan pasar menyadari bahwa beberapa 'kesepakatan' AS-China sebelumnya telah gugur di tengah kesalahpahaman antara kedua belah pihak."

Patut untuk dicatat, rancangan kesepakatan fase-1 masih dalam tahap penggodokan oleh delegasi negosiasi AS dan China hingga lima pekan ke depan. Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping baru akan menandatanganinya setelah delegasi mereka menyerahkan sebuah draft kesepakatan utuh yang dapat disepakati bersama, kemungkinan dalam bulan November.

Di Benua Biru, upaya negosiasi brexit antara Inggris dan Uni Eropa juga tersandung tahap pembuatan draft kesepakatan utuh. Pekan lalu, pasar sempat girang karena PM Inggris Boris Johnson dan PM Irlandia Leo Varadkar mengungkapkan kemungkinan tercapainya kesepakatan dalam waktu dekat. Namun, ternyata draft kesepakatan utuh belum tersusun hingga hari ini. Padahal, draft kesepakatan brexit final harus diajukan ke pertemuan tingkat tinggi Uni Eropa tanggal 17-18 Oktober agar dapat mengejar deadline yang telah ditentukan.

290554

Alumnus Fakultas Ekonomi yang telah mengenal dunia trading sejak tahun 2011. Seorang News-junkie yang menyukai analisa fundamental, biasa trading forex dan saham menggunakan Moving Averages dan Fibonacci. Kini menulis topik seputar Currency, Stocks, Commodity, dan Personal Finance dalam bentuk berita maupun artikel sembari trading di sela jam kerja.