Terbukti SegWit2x Versi 2.0 Desember Lalu Hanya Lelucon Belaka

Situs yang mengatakan akan mengimplementasikan SegWit2x pad Bitcoin bulan Desember lalu, ternyata merupakan situs yang masih baru dibuat.

acy

iklan

FirewoodFX

iklan

Setelah Hardfork SegWit2x pertama kali yang dijadwalkan pada tanggal 16 November 2017 dibatalkan karena konsensus minimal belum tercapai, pada akhir tahun lalu muncul sebuah kabar bahwa SegWit2x Versi 2.0 akan kembali diimplementasikan pada tanggal 28 Desember 2017 di platform Bitcoin Core.

Pasalnya, pembatalan Hardfork SegWit2x (16 November) dikarenakan konsensus sempurna belum dapat tercapai, dan masih ada kemungkinan Replay Attack, yaitu serangan yang dapat berakibat penghapusan seluruh koin yang ada saat ini masih mungkin terjadi. Dengan SegWit2x, direncanakan peningkatan blocksize dari 1Mb menjadi 2MB agar masalah skalabilitas, pembengkakan biaya transaksi, dan keterlambatan proses validasi transaksi dapat diselesaikan.

Kemudian pengumuman mengejutkan muncul di internet bahwa SegWit2x akan kembali dilakukan. Namun, yang janggal di sini adalah situs yang mengatakannya merupakan situs yang masih baru dibuat, dengan pemimpin dan tim pengembang yang sama sekali baru, berbeda dengan mereka yang telah mengerjakan kode SegWit2x yang asli.

Bitcoin Jadi Safe Haven Baru

 

Janji-Janji Pengembang Terlalu Manis

Para pengembang yang dipimpin oleh Jaap Leouw mengatakan bahwa Hardfork SegWit2x Versi 2.0 akan mengambil nomor blok 501451 pada tanggal 28 Desember, walaupun pengguna potensial hanya akan memiliki akses ke koin B2X pada tanggal 15 Januari 2018.

Fitur B2X dikabarkan akan mencakup format alamat yang unik; tingkat Blok Regeneration hanya 2.5 menit, sementara kompleksitas pertambangan akan dihitung ulang setelah setiap blok baru dihasilkan. Selanjutnya, Block Size atau ukuran blok akan ditingkatkan menjadi 4MB, berlawanan dengan proposisi 2MB oleh pengembang SegWit2x asli. Perlindungan terhadap Replay Attack juga disebut-sebut mampu diimplementasikan pada SegWit2x kali ini.

Semua keunggulan di atas memang terdengar sangat hebat, namun terlalu bagus untuk menjadi kenyataan. Apalagi, ada janji manis yang tidak mungkin bisa dilakukan yaitu untuk memberikan seluruh pengguna wallet Bitcoin masing-masing rasio 1:1 koin B2X yang diklaim berasal dari Bitcoin asli milik Satoshi Nakamoto. Artinya, ada 2 Juta keping koin BTC yang dirubah ke B2X, dan akan langsung dibagikan kepada pemegang wallet di seluruh dunia secar proporsional, kemudian hanya menyisakan 2 Juta Koin yang dapat ditambang kemudian.

 

Banyak Hal Mencurigakan

Cointelegraph melaporkan pada tanggal 28 Desember 2017 bahwa SegWit2x benar-benar menunjukkan bahwa 6 juta koin akan premined, dengan tiga alamat berbeda yang dilakukan dalam kode pada ketinggian blok yang berbeda pula. Hal inilah yang membuat B2X menjadi sebuah lelucon, dimana para pengembang nantinya akan memiliki akses ke 6 juta koin B2X saat perdagangan dimulai. Jika dan ketika orang memulai trading B2X, ada kemungkinan bahwa para pengembang bisa melakukan aksi "a pump and dump" yang merupakan praktik SCAM dan Ilegal. Artinya, pengembang akan menyimpan koin mereka agar harga melambung, baru menjualnya bersamaan.

Faktor lain yang mengarah pada perilaku yang sangat mencurigakan adalah kenyataan bahwa kontrak berjangka B2X sudah tersedia di beberapa bursa, yang berarti orang mulai bertaruh pada penilaian masa depan B2X tersebut. Data dari Coinmarket bahkan menunjukkan bahwa B2X Futures sangat fluktuatif, setelah mencapai titik tertinggi $1,205 pada tanggal 27 Desember, kemudian turun hingga $272 per 30 Desember.

B2X akan didukung oleh FreeWallet dan Zumminer, namun penyedia dompet terbesar didunia seperti Trezor dan Coinbase justru menjauhkan diri dari proyek tersebut. Hal inilah yang kemudian menimbulkan pertanyaan besar, apakah SegWit2x Versi 2.0 yang dilakukan oleh Jaap Terlouw benar-benar legal atau hanya sebagai skenario untuk menghasilkan uang secara cepat saja. Keputusan final dapat kita ketahui pada tanggal 15 Januari 2018 saat B2X mulai diperdagangkan.

281764

Seorang trader sejak 2012 yang mempunyai hobi menulis. Suka membahas serunya persaingan ekonomi antar negara dengan sebuah tulisan. Aktivitas trading menggunakan Price Action dan rumor fundamental saja. Karena trading itu memang simpel.