iklan

Manufacturing PMI AS Beranjak Tipis, Euro Masih Tetap Melaju

Industri rancang bangun di AS melegakan harapan para ekonom malam ini. Walau tak terlalu istimewa namun gairah para manajer untuk kembali meningkatkan pembelanjaannya cukup untuk mendinginkan suasana panas yang tak henti menimpa sektor manufaktur ini. Sementara itu walau Benua Biru tak mendapat sentimen positif dari dalam negeri, performa Euro tetap bertenaga untuk merangkak naik.

iklan

iklan

Industri rancang bangun di AS melegakan harapan para ekonom malam ini. Walau tak terlalu istimewa, namun gairah para manajer untuk kembali meningkatkan pembelanjaannya cukup untuk mendinginkan suasana panas yang tak henti menimpa sektor manufaktur ini. Sementara itu, walau Benua Biru tak mendapat sentimen positif dari dalam negeri, performa Euro tetap bertenaga untuk merangkak naik.

us manufacture PMI 01 Juni 2016


Tenaga Pasar Belum Pulih

Sebagai negara adidaya yang masih mempunyai keunggulan dari kekuatan manufaktur, hasil survei terbaru ini patut mendapat perhatian. Secara faktual dilihat dari kwartal pertama tahun ini, kinerja industri manufaktur Amerika Serikat semakin ambles, jika dilihat dari survei yang dilakukan oleh Markit. Malahan jika ditengok makin kebelakang, paling tidak setahun belakangan ini, sektor ini tak juga menunjukkan adanya pembalikan tren sama sekali.

Sedikit berbeda dengan Markit, ISM, sebuah lembaga independen yang juga melakukan survei atas sikap para manajer dalam mengelola pembelanjaan, mulai melihat fakta adanya gairah dari para manajer tersebut untuk meningkatkan nilai belanjanya. Terlihat pada awal-awal tahun ini, performa sektor manufaktur teramat memprihatinkan, tetapi selama beberapa bulan ini mulai terpantau indeks berbalik ke arah yang lebih positif, jika dilihat dari kacamata batasan nilai psikologis. Mulai periode akhir Maret angka indeks bertahan pada kisaran di atas 50.0 basis poin. Terakhir pada malam ini Manufacturing PMI kembali berada pada angka 51.3 basis poin.

Seperti sudah jamak diketahui, jika angka indikator menunjukkan sinyal di atas 50.0 maka bisa dikategorikan sektor ini sedang mengalami ekspansi. Dan apabila di bawah nilai itu, biasanya sektor ini tengah menghadapi masa kontraksi.

Para manajer menengarai para pemain di industri ini yang masih terkena imbas gejolak perlambatan ekonomi global. Faktor penguatan Dolar AS yang selama ini menjadi penghalang pertumbuhan sektor rancang bangun masih juga menyisakan efek negatifnya, sedangkan melambatnya perekonomian Tiongkok pun tak kalah telak menghantam sektor yang pernah menjadi andalan Negeri Paman Sam ini.


Euro Mencari Momentum

Tak adanya sentimen positif dari dalam negeri tak juga membuat investor Euro patah arang. Walau tekanan dari sentimen positif yang disebabkan data Manufacturing PMI dari negeri Paman Sam juga terlihat mengancam, para pecinta Euro tak mudah mundur berbalik arah. Semangat untuk tetap menjaga Euro tetap dalam tren rally selama beberapa bulan ini, masih begitu kuat tercium aromanya.

Pada awal hari tercatat Euro sudah terlihat bertengger pada level 1.1130an. Setelah mengalami sedikit tekanan dari Greenback, Euro kembali memelintir gas hingga menjebol angka 1.1150 an. Nampaknya energi Euro begitu berlimpah. Bukan tidak mungkin pagu psikologis 1.1200 yang selama beberapa hari ini bagai tembok yang susah dijebol, akan dengan mudah ambruk oleh kekuatan dorongan para pecinta Euro malam ini.

265719

Kukuh Raharjo aktif sebagai penulis berita dan artikel di Seputarforex.com sejak tahun 2014 serta aktif juga sebagai freelance di dunia social media promotion. Sambil masih bertrading forex online, Kukuh Raharjo juga menggeluti dunia blogging dengan posisinya sebagai pengisi konten lepas.


19 Apr 2021

1 Apr 2021

Kesulitan Akses Seputarforex?
Silahkan buka melalui https://bit.ly/seputarforex


Alternatifnya, lakukan solusi ini jika Anda mengakses lewat:
PC   |   Smartphone