Advertisement

iklan

Pesanan Mesin Jepang Melonjak Tajam Di Bulan November

Meningkatnya aktivitas transportasi memicu lonjakan pada pesanan mesin Jepang yang menorehkan rekor kenaikan bulanan terbesar sejak 2005.

FirewoodFX

iklan

Advertisement

iklan

Seputarforex.com - Pada hari Kamis (16/Januari), Departemen Statistik Jepang merilis data pesanan mesin yang melonjak 18 persen secara tahunan pada bulan November 2019. Pencapaian ini dinilai sangat impresif karena pada periode sebelumnya, pesanan mesin berada di zona negatif. Selain itu, angka pesanan mesin pada bulan November juga jauh melampaui ekspektasi penurunan ke 5.4 persen.

Pesanan Mesin Jepang Bulan November

Secara historis, lonjakan pesanan mesin yang mencapai 18 persen secara tahunan menjadi rekor kenaikan bulanan terbesar sejak tahun 2005 lalu, sekaligus menjadi kenaikan pertama sejak Juli 2019.

Hasil positif dalam pesanan mesin Jepang mencerminkan adanya momentum kebangkitan pertumbuhan ekonomi di kuartal IV tahun 2019, mengingat data ini merupakan indikator belanja modal dalam kurun waktu enam hingga sembilan bulan mendatang.

 

Faktor Utama Pendorong Pesanan Mesin Jepang

Lonjakan pesanan mesin pada bulan November sebagian besar didorong oleh barang-barang besar, seperti pesanan untuk mobil, kereta api, peralatan transportasi, dan motor hidrolik termal. Barang-barang besar yang bernilai tinggi inilah yang menyebabkan lonjakan pesanan mesin Jepang pada bulan November 2019.

"Peningkatan pesanan mesin secara signifikan sebagian besar disebabkan oleh melonjaknya kegiatan transportasi, sehingga pesanan untuk sektor tersebut meningkat pesat. Di sisi lain, kami memprediksi investasi non perumahan tetap akan turun tahun ini," kata Tom Learmouth, ekonom Capital Economics.

Meskipun data pesanan mesin sangat positif dan mendorong peningkatan belanja modal, sebagian besar analis berpendapat jika data GDP Jepang kuartal IV/2019 yang dijadwalkan meluncur pada bulan Februari nanti akan merosot dari pencapaian kuartal sebelumnya. Hal ini dipicu oleh kenaikan pajak penjualan pada bulan Oktober yang menekan konsumsi. Sebagai informasi, belanja konsumen merupakan salah satu pendorong utama pertumbuhan ekonomi Jepang selama ini.

Pasca rilis data pesanan baru, Yen tidak terlalu banyak bereaksi. USD/JPY hanya menguat tipis 0.04 persen dari level Open harian. Secara keseluruhan, pasangan mata uang tersebut masih berada di bawah area kunci 110.00.

291667

Pandawa punya minat besar terhadap dunia kepenulisan dan sejak tahun 2010 aktif mengikuti perkembangan ekonomi dunia. Penulis juga seorang Trader Forex yang berpengalaman lebih dari 5 tahun dan hingga kini terus belajar untuk menjadi lebih baik.