Advertisement

iklan

Pound Reli Pasca Dengar Pendapat Gubernur BoE Baru

Calon Gubernur BoE baru, Andrew Bailey, luput mengonfirmasi sinyal pemangkasan suku bunga Inggris yang dipaparkan oleh pendahulunya.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Seputarforex.com - Pound menguat pesat terhadap Greenback sejak kemarin malam, dipacu oleh pernyataan gubernur bank sentral baru dalam acara dengar pendapat di parlemen Inggris. Saat berita ditulis pada pertengahan sesi Eropa hari ini (5/Maret), pasangan mata uang GBP/USD telah sukses rebound sampai level 1.2927.

Hanya sehari setelah Gubernur BoE Mark Carney mengirim sinyal pemangkasan suku bunga, Andrew Bailey mengatakan butuh lebih banyak bukti sebelum mengambil kebijakan tersebut. Padahal, Bailey dijadwalkan mulai memimpin rapat kebijakan BoE pada tanggal 26 Maret 2020 seiring dengan berakhirnya masa tugas Carney.

GBPUSD DailyGrafik GBP/USD Daily via Tradingview.com

Dalam pernyataannya di hadapan Parlemen Inggris kemarin, Bailey mengatakan, "Terus terang saja, apa yang kita butuhkan adalah lebih banyak bukti dari yang kita miliki saat ini untuk mengetahui bagaimana tepatnya (dampak virus Corona global) ini memengaruhi (perekonomian Inggris)."

Andrew Bailey hanya memaparkan kalimat itu saja, tanpa menampik maupun memvalidasi isyarat pemangkasan suku bunga yang disampaikan pendahulunya. Menyusul kabar tersebut, mayoritas analis masih meyakini BoE bakal memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin dalam bulan ini. Namun, ekspektasi sedikit goyah, karena BoE menjadi satu-satunya bank sentral utama yang belum mengonfirmasi pelonggaran moneter saat ini.

Bank sentral Amerika Serikat, Australia, Kanada, Jepang, dan Eropa telah mengumumkan komitmen dovish lebih awal. Tak pelak, kesenjangan arah suku bunga menjadi dukungan bagi reli Pound terhadap sebagian mata uang mayor untuk sementara. Akan tetapi, ada banyak risiko lain bagi Pound dalam beberapa jangka pendek.

Pimpinan negosiator Uni Eropa, Michel Barnier, dijadwalkan menggelar konferensi pers pukul 14:00 GMT hari ini. Ia akan memberikan keterangan kepada media tentang status negosiasi dagang Inggris-Uni Eropa pekan pertama.

Kabar terakhir dari negosiasi tersebut cukup positif, karena Uni Eropa konon bersedia mencabut tuntutan agar Inggris menaati standar aturan mereka, sesuai dengan keinginan PM Boris Johnson. Meski demikian, Barnier bisa saja menyampaikan retorika mengejutkan yang memengaruhi pergerakan Pound berikutnya.

292237

Alumnus Fakultas Ekonomi, mengenal dunia trading sejak tahun 2011. Seorang News-junkie yang menyukai analisa fundamental untuk trading forex dan investasi saham. Kini menulis topik seputar Currency, Stocks, Commodity, dan Personal Finance dalam bentuk berita maupun artikel sembari trading di sela jam kerja.


11 Jun 2020

Kesulitan Akses Seputarforex?

Lakukan solusi ini jika Anda mengakses lewat:
PC   |   Smartphone