Advertisement

iklan

Reli Euro Gamang, ECB Belum Tentu Eksekusi Sinyal Lagarde

Laju penguatan Euro mengalami perlambatan, sementara para ekonom dan investor memperdebatkan peluang eksekusi sinyal pemangkasan suku bunga.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Seputarforex.com - Euro melanjutkan penguatannya versus USD dalam perdagangan hari ini. Namun, reli kelihatannya mengalami perlambatan saat mendekati area atas 1.1250. Dari segi fundamental, para ekonom tak yakin bank sentral Eropa (ECB) benar-benar mampu meluncurkan stimulus moneter tambahan yang efektif untuk memerangi ancaman dampak wabah virus Corona pada rapat kebijakan pekan depan.

EURUSD DailyGrafik EUR/USD Daily via Tradingview.com

Beberapa hari lalu, Presiden ECB Christine Lagarde menyatakan kesiapan untuk segera mengambil tindakan guna menanggulangi potensi dampak wabah virus Corona. Akan tetapi, ia belum memaparkan dengan jelas mengenai bentuk kebijakan apa yang akan diambil. Hal ini menjadi sumber ketidakpastian yang mendorong sebagian pihak untuk memilih wait-and-see.

Hasil survei Bloomberg terbaru menunjukkan sebanyak 60 persen ekonom memprediksi ECB tidak akan melakukan pemangkasan suku bunga lagi. Mayoritas responden juga memperkirakan ECB tidak akan mengubah program pembelian obligasi-nya. Hanya segelintir ekonom mensinyalir ECB bakal menggandakan nilai program tersebut.

Ekspektasi ekonom berlawanan dengan asumsi pelaku pasar keuangan. Menurut Bloomberg, investor sekarang bertaruh ada peluang 85 persen untuk pemangkasan suku bunga ECB. Padahal, kondisi suku bunga ECB yang sudah jauh dalam area negatif jelas-jelas telah membatasi ruang gerak bank sentral. Meskipun ECB mengambil kebijakan tertentu, hasilnya belum tentu efektif mendongkrak perekonomian Zona Euro.

"Tindakan apa pun hanya akan menjadi upaya untuk menunjukkan bahwa ECB masih bisa bertindak," kata Alexander Koch, seorang ekonom di Raiffeisen, Zurich, "(Tindakan) itu belum tentu mencapai apa pun."

Beberapa bank sentral utama lain telah mengambil langkah ke arah yang lebih dovish dalam pekan ini. Bank sentral Australia memangkas suku bunga 25 bps, sedangkan Federal Reserve dan bank sentral Kanada masing-masing memangkas suku bunga 50 bps. Pimpinan bank sentral Inggris lama telah menyampaikan sinyal pelonggaran moneter, meski probabilitas eksekusi sinyal tersebut masih dipertanyakan sehubungan dengan pergantian jabatan.

292245

Alumnus Fakultas Ekonomi, mengenal dunia trading sejak tahun 2011. Seorang News-junkie yang menyukai analisa fundamental untuk trading forex dan investasi saham. Kini menulis topik seputar Currency, Stocks, Commodity, dan Personal Finance dalam bentuk berita maupun artikel sembari trading di sela jam kerja.