Advertisement

iklan

EXCL: Rencanakan Rights Issue Guna Bayar Utang

PT XL Axiata Tbk (EXCL) mengungkapkan dalam prospektus yang dirilis pada keterbukaan informasi BEI kemarin (1/2) bahwa pihaknya tengah merencanakan rights issue.

Advertisement

iklan

FirewoodFX

iklan

PT XL Axiata Tbk (EXCL) mengungkapkan dalam prospektus yang dirilis pada keterbukaan informasi BEI kemarin (1/2) bahwa pihaknya tengah merencanakan penambahan modal melalui penawaran umum terbatas dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue. Emiten telekomunikasi tersebut berharap HMETD bisa dijalankan pada Mei 2016.

EXCL

Menurut prospektus, EXCL berencana menjual sebanyak-banyaknya 2.75 miliar saham dengan nominal Rp100 per unit. Dengan demikian, setelah perilisan rights issue, jumlah modal ditempatkan dan disetor pada perseroan akan naik dari 8.54 miliar menjadi 11.29 miliar saham. Seluruh dana yang diperoleh akan dialokasikan untuk membayar kembali utang perseroan pada pemegang saham yang totalnya mencapai USD500 juta.

EXCL juga menyatakan bahwa Axiata Investments (Indonesia) Sdn Bhd sebagai pemegang saham pengendali perseroan akan melaksanakan haknya sesuai porsi bagian kepemilikan sahamnya dalam Penawaran Umum HMETD. Saat ini, Axiata Investments (Indonesia) Sdn Bhd menguasai 66.4 persen saham EXCL, sedangkan 33.6 persen lainnya di tangan publik. Jika perusahaan asal Malaysia tersebut tidak melaksanakan HMETD, maka kepemilikannya akan terdilusi maksimal hinga 8.2 persen.

Guna menjalankan rencana penawaran umum terbatas tersebut, EXCL akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 10 Maret 2016 untuk meminta persetujuan pemegang saham, sementara tanggal pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) diperkirakan baru keluar awal Mei 2016.

259375

Alumnus Fakultas Ekonomi yang telah mengenal dunia trading sejak tahun 2011. Seorang News-junkie yang menyukai analisa fundamental, biasa trading forex dan saham menggunakan Moving Averages dan Fibonacci. Kini menulis topik seputar Currency, Stocks, Commodity, dan Personal Finance dalam bentuk berita maupun artikel sembari trading di sela jam kerja.