Advertisement

iklan

Spekulasi Fed Hike Terus Melandasi Fluktuasi Dolar AS

Penulis

+ -

Pasar kini memperkirakan empat kali pengumuman kenaikan suku bunga The Fed sepanjang tahun 2022, dengan skala kenaikan lebih besar per pengumuman "Fed rate hike".

iklan

iklan

Seputarforex - Indeks dolar AS (DXY) terkoreksi sekitar 0.1 persen dalam perdagangan hari ini (19/Januari), setelah sempat melambung lebih tinggi berkat lonjakan yield US Treasury pada perdagangan kemarin. Spekulasi seputar empat kali "Fed rate hike" tahun ini kembali mengemuka menjelang rapat FOMC pekan depan, sehingga dolar AS memperoleh energi tambahan untuk melawan rival-rivalnya.

DXY Daily

Fed funds futures kini sudah mulai memperhitungkan empat kali pengumuman kenaikan suku bunga The Fed sepanjang tahun 2022, dengan skala kenaikan suku bunga lebih besar per pengumuman. Sejumlah analis menilai apresiasi dolar AS dapat berlanjut jika pelaku pasar tak hanya memperkirakan frekuensi kenaikan suku bunga yang lebih banyak, melainkan juga tingkat suku bunga akhir siklus (terminal rate) yang lebih tinggi atau jumlah kenaikan suku bunga per "rate hike" yang lebih besar.

"Banyak pejabat (The Fed) meninggalkan kita dengan impresi hawkish tepat sebelum diam (menjelang rapat FOMC mendatang)," kata Jan Nevrusi, pakar strategi pasar dari NatWest, "Setelah pergerakan harga (kemarin), ada lebih dari satu kali kenaikan suku bunga diperhitungkan untuk rapat Maret, dan memasuki pekan depan, saya membayangkannya naik-turun antara rentang 25-50 basis poin."

Kit Juckes dari Societe Generale juga berkomentar, "Kami memperkirakan perhitungan ulang (estimasi) suku bunga AS -dan pergeseran yield yang lebih tinggi baru-baru ini mencerminkan dorongan lebih tinggi dalam tingkat suku bunga terminal yang diharapkan, bukan hanya laju kenaikan (suku bunga) yang lebih cepat di awal- akan mendukung dolar dalam paruh pertama tahun ini."

Tarik-ulur antara trader yang pro dan kontra terhadap wacana baru ini kemungkinan akan mewarnai fluktuasi dolar AS sampai rapat FOMC tanggal 25-26 Januari mendatang. Sementara itu, pelaku pasar juga mulai memantau perkembangan situasi geopolitik di Ukraina.

Sekretaris Gedung Putih Jen Psaki mengatakan kepada reporter bahwa langkah Rusia menyiapkan puluhan ribu tentara di dekat perbatasan dengan Ukraina telah menciptakan "situasi yang sangat berbahaya". Menlu AS Antony Blinken akan berjumpa dengan Menlu Rusia Sergei Lavrov di Jenewa pada hari Jumat untuk membicarakan masalah tersebut.

Download Seputarforex App

297160
Penulis

Alumnus Fakultas Ekonomi, mengenal dunia trading sejak tahun 2011. Seorang News-junkie yang menyukai analisa fundamental untuk trading forex dan investasi saham. Kini menulis topik seputar Currency, Stocks, Commodity, dan Personal Finance dalam bentuk berita maupun artikel sembari trading di sela jam kerja.