Advertisement

iklan

Trade Balance Surplus, NZD/USD Menguat Di Hari Pertama Lockdown

Neraca perdagangan New Zealand mengalami surplus pada bulan Februari, didorong oleh meningkatnya ekspor produk susu ke China.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Seputarforex.com - Pada hari Rabu (25/Maret), Departemen Statistik New Zealand merilis data Trade Balance atau necara perdagangan untuk bulan Februari 2020 dengan hasil surplus $594 juta. Angka ini lebih baik dari forecast ekonom yang memperkirakan surplus $550 juta, dan lebih baik dari hasil bulan sebelumnya yang defisit $414 juta.

Trade Balance NZ Surplus, Sentimen Risk

Surplus neraca perdagangan New Zealand sebagian besar didukung oleh meningkatnya pengiriman produk susu ke China sebesar 28 persen ($191 juta) dalam basis tahunan. Di sisi lain, terjadi kemerosotan pada ekspor produk kehutanan sebesar 27 persen ($124 juta) dan produk perikanan sebesar 27 persen ($42 juta). Jika direkap secara keseluruhan, total ekspor produk Selandia Baru bulan Februari naik 4.5 persen ($212 juta) menjadi $4.9 miliar.

"Total ekspor barang bulan ini naik dibandingkan bulan yang sama tahun 2019, dipimpin oleh ekspor susu, khususnya susu bubuk," kata Darren Allan, manajer Statistik New Zealand.

Allan menambahkan, "Meski sedang menghadapi Covid-19, ekspor susu ke China tetap tinggi, tetapi ekspor kayu gelondongan, daging, dan ikan lebih rendah... Yang cukup mengejutkan adalah, untuk pertama kalinya sejak awal 2019, ekspor daging sapi ke AS lebih tinggi daripada ke China."

 

New Zealand Resmi Lockdown

Data Trade Balance bulan Februari terbilang cukup impresif, tetapi perlu dicatat bahwa pada bulan lalu pandemi Corona belum menjangkau daratan New Zealand. Data terbaru menunjukkan bahwa penderita virus Corona telah mencapai 47 orang di negeri tersebut.

Jumlah kasus Corona diproyeksi semakin bertambah mengingat penyebaran virus tersebut dinilai belum mencapai puncaknya di New Zealand. Pemerintah New Zealand telah memutuskan untuk melakukan lockdown demi mencegah penyebaran Covid-19, terhitung sejak hari Rabu (25/Maret) pukul 00:00.

Direktur Jenderal Kesehatan New Zealand, Dr Ashley Bloomfield, mengatakan bahwa jumlah kasus akan terus meningkat setidaknya untuk perhitungan yang dilakukan selama 10 hari terakhir sebelum lockdown.

 

NZD/USD Menguat, Ditopang Kabar Baik Dari China

Pada saat berita ini diturunkan, pair NZD/USD berada di level 0.5819, berusaha melanjutkan reli yang sudah terjadi sejak sesi perdagangan hari Selasa kemarin. Terlepas dari surplus neraca perdagangan Februari yang di atas ekspektasi, penguatan Dolar New Zealand secara garis besar dikarenakan oleh sentimen risk on, menyusul rebound-nya bursa saham AS dan kabar baik dari China terkait penyusutan jumlah kasus baru Corona.

Trade Balance NZ Surplus, Sentimen Risk

292425

Pandawa punya minat besar terhadap dunia kepenulisan dan sejak tahun 2010 aktif mengikuti perkembangan ekonomi dunia. Penulis juga seorang Trader Forex yang berpengalaman lebih dari 5 tahun dan hingga kini terus belajar untuk menjadi lebih baik.


11 Jun 2020

Kesulitan Akses Seputarforex?
Silahkan buka melalui https://bit.ly/seputarforex

Alternatifnya, lakukan solusi ini jika Anda mengakses lewat:
PC   |   Smartphone