OctaFx

iklan

Trump Hampir Pastikan Siapa Yang Terpilih Sebagai Ketua The Fed

Dolar AS turun di sesi perdagangan Selasa hari ini, dengan Presiden Donald Trump yang menyatakan bahwa ia telah sangat dekat dengan waktu pemilihan Ketua The Fed 2018.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Seputarforex.com - Dolar AS merangkak turun di sesi perdagangan Selasa (24/Okt) hari ini, seiring dengan beralihnya kembali perhatian pasar ke pemilihan ketua bank sentral AS, untuk periode jabatan mulai tahun depan.

donald-trump-the-fed

Kepada wartawan, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa ia sudah "sangat, sangat dekat" dengan waktu untuk memutuskan siapa yang akan mengepalai bank sentral AS yang sering disebut dengan nama "The Fed" tersebut. Pernyataan itu ia ungkapkan setelah rampung mewawancarai kelima kandidat Ketua The Fed. Adapun kelima kandidat tersebut antara lain:

  1. Janet Yellen, yang saat ini masih menjadi petahana Ketua The Fed. Masa jabatannya akan berakhir pada Februari 2018.
  2. Jerome Powell, yang juga petahana Dewan Gubernur The Fed
  3. John Taylor yang masih aktif sebagai ekonom di Stanford University
  4. Gary Cohn, Kepala Penasihat Ekonomi untuk presiden Trump
  5. Kevin Warsh, mantan Gubernur The Fed.


Apabila figur terpilih nantinya memiliki pandangan yang hawkish, maka Dolar AS akan mengalami penguatan terhadap mata uang-mata uang mayor.

Selain itu, para investor juga masih mengamati perkembangan reformasi pajak Trump. Persetujuan Senat atas proposal anggaran pajak Trump pada minggu lalu, diterjemahkan sebagai harapan bahwa salah satu agenda kampanye presiden tersebut dapat terwujud tahun depan.


Dolar AS Mengerem Bullish-nya

Indeks Dolar, yang mengukur kekuatan Dolar AS terhadap enam mata uang mayor lainnya, menurun 0.1 persen ke angka 93.817.

USD/JPY melandai 0.1 persen dan diperdagangkan di angka 113.36, menjauh dari level tinggi tiga bulan di angka 114.10 yen yang tercapai pada hari Minggu setelah Pemilu Jepang. Kemenangan PM Shinzo Abe meyakinkan para investor bahwa reformasi ekonomi "Abenomics" akan berlanjut, termasuk kebijakan moneter longgar BoJ.

Sementara itu, EUR/USD menambah perolehan sebanyak 0.1 persen ke angka 1.1754, dan bergerak naik lagi ke posisi 1.1763 saat berita ini ditulis pukul 11:30 WIB. Para investor sedang menantikan pengumuman kebijakan ECB yang akan digelar pada hari Kamis mendatang. ECB diekspektasikan akan memberikan sinyal yang menunjukkan bahwa mereka akan meninggalkan kebijakan moneter ultra longgar yang selama ini dijalankan.

280724

Sudah aktif berkecimpung di dunia jurnalistik online dan content writer sejak tahun 2011. Mengenal dunia forex dan ekonomi untuk kemudian aktif sebagai jurnalis berita di Seputarforex.com sejak tahun 2013. Hingga kini masih aktif pula menulis di berbagai website di luar bidang forex serta sebagai penerjemah lepas.