OctaFx

iklan

WINS: Pendapatan Merosot, Merugi 43.52 Persen

Pendapatan PT Wintermar Offshore Marine Tbk (WINS) menurun sebesar 43.52 persen, menjadi 99.91 juta dolar AS dari tahun 2014 lalu sebesar 176.91 dolar AS. Dampaknya, laba kotor anjlok 77.92 persen menjadi 12.8 juta solar AS dari sebelumnya 58 juta dolar AS meskipun perseroan ini mampu menekan beban pokok pendapatan sebesar 87.11 juta dolar AS.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Pendapatan PT Wintermar Offshore Marine Tbk (WINS) menurun sebesar 43.52 persen, menjadi 99.91 juta dolar AS dari tahun 2014 lalu sebesar 176.91 dolar AS. Dampaknya, laba kotor anjlok 77.92 persen menjadi 12.8 juta solar AS dari sebelumnya 58 juta dolar AS meskipun perseroan ini mampu menekan beban pokok pendapatan sebesar 87.11 juta dolar AS.

wins

WINS juga menderita rugi senilai 795.419 dolar AS pada tahun 2015, padahal di tahun sebelumnya perusahaan perseroan ini masih mendapatkan laba usaha 44.75 juta dolar AS. Bahkan, perusahaan yang bergerak di bidang logistik ini harus tetap menanggung rugi tahun berjalan senilai 9.75 juta dolar AS dari periode tahun sebelumnya yang masih bisa meraup keuntungan 30.44 juta dolar AS.

Selain itu, WINS juga masih harus menanggung rugi bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk senilai 5.69 juta dolar AS pada tahun ini. Bahkan WINS juga harus dihadapkan dengan kerugian per saham dasar yaitu 0.141 dolar AS dari sebelumnya mendapat laba 0.553 dolar AS.

Investor Relations Wintermar Offshore Marine menjelaskan, penurunan harga minyak secara global serta ketidakpastian harga minyak mengakibatkan penundaan proyek di dalam negeri dan hampir semua aktivitas untuk eksplorasi dihentikan. Hal tersebut mengakibatkan pengurangan aktivitas minyak dan gas selama tahun 2015 dan berdampak pada utilisasi dan penurunan pendapatan serta kontraksi margin perseroan ini.

262111

Pernah menempuh pendidikan di Fakultas Sastra, jurusan Sastra Inggris konsentrasi Linguistik, Unversitas Negeri Malang. Menyukai bidang kepenulisan dan dunia penerjemahan ekonomi dan bisnis sejak tahun 2013 silam. Saat ini menjadi jurnalis di Seputarforex yang bertanggung jawab untuk menulis berita emas dunia, forex, dan saham.