Advertisement

iklan

Blockchain Menyelamatkan Bitcoin Gold (BTG) Dari Serangan Hacker

Platform baru Bitcoin Gold (BTG) dilaporkan menjadi serangan DDoS dari Hacker sejak pertama kali diluncurkan.

FirewoodFX

iklan

Advertisement

iklan

Bitcoin Gold (BTG) merupakan hasil Hardfork Bitcoin Core yang dilakukan pada tanggal 25 Oktober 2017 lalu. Hardfork tersebut adalah pemisahan Chain untuk menghasilkan Altcoin (Alternative Coin) baru dengan nama Bitcoin Gold (BTG) dengan perubahan Algoritma PoW (Proof-of-Work) dari SHA256 menjadi Equishash.

Platform baru Bitcoin Gold (BTG) dilaporkan menjadi serangan DDoS dari Hacker sejak pertama kali diluncurkan. Tidak heran jika platform yang masih baru menjadi sasaran empuk para penjahat cyber tersebut.

Bitcoin Gold

 

Menurut akun Twitter resmi Bitcoin Gold (BTG), platform BTG berada di bawah rentetan permintaan besar, yaitu 10 Juta permintaan per menit pada saat Altcoin tersebut baru saja diluncurkan. Dengan serangan volume yang begitu besar, situs BTG down dan butuh beberapa hari untuk berfungsi kembali.

Serangan tersebut merupakan serangan susulan dari kegiatan kejahatan Cyber yang dilakukan pada kuartal kedua tahun 2017, di mana sejumlah besar Cryptocurrency (Mata Uang Kripto) telah dicuri dengan berbagai cara, termasuk serangan Virus Ransomeware dan pencurian detail wallet perusahaan.

 

Blockchain Sebagai Solusi Untuk DDoS

Masalah yang terjadi pada situs Bitcoin Gold (BTG) terpusat pada ketersediaan bandwidth, yaitu kemampuan sebuah situs untuk menangani dan memproses data per menit. Dengan permintaan 10 juta per menit, situs Bitcoin Gold (BTG) tidak memiliki cukup bandwidth untuk memproses permintaan, sehingga Situs tersebut down.

Syukurnya, desentralisasi yang diberikan Blockchain telah menciptakan cara baru untuk mengatasi serangan DDosSyang terpusat pada bandwidth. Melalui Blockchain, bandwidth yang tersedia dan tidak terpakai bisa dimonetisasi dan dikumpulkan sebagai bandwidth cadangan untuk dijual ke perusahaan yang mencari perlindungan dari serangan DDoS.

Pakar Hacking, Daan Pepijn, berpendapat, "Selama serangan DDoS, bandwidth cadangan ini digunakan untuk membelokkan dan menyerap lalu lintas buruk yang berasal dari mesin Zombie (Mesin DDoS Attacker yang digunakan oleh Hacker BlackHat). Siapapun yang memiliki komputer, koneksi broadband yang cepat, serta cadangan bandwidth, dapat menyewakan kelebihan bandwidth mereka untuk berkontribusi pada DDoS mitigation nodes pool, yaitu tempat pengumpulan bandwidth secara global maupun regional."

Dengan menyederhanakan kebutuhan bandwidth dan menggabungkan kelebihan tersebut, teknologinya memungkinkan perusahaan untuk secara efektif menggunakan sumber daya cadangan untuk melindungi server inti dari serangan DDoS yang mungkin terjadi ke depan. Tanpa solusi yang diberikan oleh teknologi Blockchain, serangan DDoS seperti yang dialami oleh Bitcoin Gold (BTG) akan selalu menghasilkan sebuah Shut Down (pemberhentian server sementara).

 

Kiprah WhiteHat Hacker Dalam Blockchain

Blockchain juga digunakan untuk memberikan insentif para White Hacker, yaitu hacker yang berusaha melindungi sebuah platform dari Hacker jahat BlackHat. Blockchain menawarkan insentif jika salah satu Bug dalam blockchain bisa ditemukan dan diperbaiki. Ini merupakan salah satu strategi dimana para Hacker jahat dihadapkan dengan musuh dengan profesi yang sama, diharapkan semua kelemahan potensial pada sebuah sistem bisa ditemukan, dieksploitasi dan ditambal.

Misalnya pada Digital Currency Dash, baru-baru ini perusahaan tersebut menyewa sekelompok WhiteHat Hacker sejumlah 60.000 personil peretas untuk membongkar platform Blockchain mereka dengan segala cara, termasuk pencarian bug yang mungkin dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Proses ini menghasilkan sistem Blockchain yang jauh lebih aman untuk perusahaan tersebut.

Saat ini, platform Cryptocurrency lainnya juga sedang berusaha menggunakan cara yang sama untuk melindungi perusahaan dari serangan terburuk pada sistem Blockchain mereka. Daan Pepijn menambahkan, "Menurut BugCrowd, perusahaan bisnis kripto di seluruh dunia sejauh ini telah membayar $ 6 juta kepada WhiteHat Hacker yang dapat memperbarui ekosistem Blockchain yang lebih aman."

280886

Seorang trader sejak 2012 yang mempunyai hobi menulis. Suka membahas serunya persaingan ekonomi antar negara dengan sebuah tulisan. Aktivitas trading menggunakan Price Action dan rumor fundamental saja. Karena trading itu memang simpel.