BMTR: MNC Group Bakal Divestasi Usaha Media Dan Batu Bara

Divestasi dua anak usaha PT Global Mediacom Tbk (BMTR) diharapkan mendongkrak profitabilitas MNC Vision dan MNC Investama (BHIT).

FirewoodFX

iklan

FirewoodFX

iklan

PT Global Mediacom Tbk (kode saham BMTR), induk usaha MNC Group yang didirikan oleh pengusaha ternama Hary Tanoesoedibjo, berencana melakukan divestasi pada anak usaha MNC Vision dan MNC Investama. Langkah ini diambil dalam rangka memperkuat struktur permodalan dan ekspansi pada masing-masing anak usaha, serta melunasi utang. Namun, divestasi tersebut bukan berarti melepas seluruh kepemilikannya pada kedua anak usaha.

 

MNC Group

 

PT MNC Vision Networks merupakan anak usaha PT Global Mediacom Tbk yang memiliki PT MNC Sky Vision Tbk (kode saham MSKY), PT MNC Kabel Mediacom, dan PT MNC OTT Indonesia; semuanya termasuk penyedia layanan media berbasis langganan. Saat ini Global Mediacom masih menguasai 100 persen saham MNC Vision; tetapi sebagaimana dilansir oleh Bareksa, Direktur PT Global Mediacom Tbk, Oerianto Guyandi, menyatakan akan melepas sebagian saham MNC Vision dan mengadakan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (non-HMETD). Ke depan, akan ada investor lain yang memiliki saham MNC Vision dari saham lama dan baru.

Sementara itu, PT MNC Investama Tbk (kode saham BHIT) juga bakal melego sembilan Izin Usaha Pertambangan (IUP) batu bara. Perseroan masih menjajaki calon pembeli, tetapi dipastikan harga penjualan kelak akan lebih tinggi dibanding harga akuisisi.

Menurut Direktur Utama MNC Investama, Darma Putra, kontribusi utama bagi perseroan berasal dari bidang media, jasa keuangan, dan properti. Oleh karenanya, divestasi pada investasi yang bukan bisnis utama perseroan, diharapkan mendongkrak profitabilitas MNC Investama. Apalagi, pertumbuhan ketiga segmen utama diekspektasikan masing-masing mengalami peningkatan antara 8-20 persen tahun ini. 

284153

Alumnus Fakultas Ekonomi yang telah mengenal dunia trading sejak tahun 2011. Seorang News-junkie yang menyukai analisa fundamental, biasa trading forex dan saham menggunakan Moving Averages dan Fibonacci. Kini menulis topik seputar Currency, Stocks, Commodity, dan Personal Finance dalam bentuk berita maupun artikel sembari trading di sela jam kerja.