BoE Pertahankan Suku Bunga, Turunkan Forecast Pertumbuhan Ekonomi

   By: Pandawa    view: 4592   Berita Forex

Bank Sentral Inggris kembali mempertahankan suku bunga acuan di level rendah dalam sebuah laporan pada hari Kamis (3/8) serta memangkas forecast pertumbuhan ekonomi dan upah, karena kondisi pasca Brexit dinilai membebani perekonomian.

bank-of-england

BoE diperkirakan akan menaikkan suku bunga sedikit lebih besar dibandingkan ekspektasi ekonom selama tiga tahun ke depan. Namun, meski ada keinginan pada Bank Bank di Inggris untuk menjauh dari kebijakan ultra longgar pasca krisis finansial, banyak dari pejabatnya merasa sulit melakukannya tanpa membunuh pertumbuhan ekonomi.

 

BoE Pangkas Forecast Ekonomi, Sterling Anjlok

Bank Sentral Inggris melihat ada dampak cukup serius atas keluarnya Inggris dari Uni Eropa, terutama pada menurunnya Belanja Rumah Tangga. Padahal Belanja Rumah Tangga menjadi katalis utama pengerak pertumbuhan ekonomi Inggris.

Hal itulah yang mendorong BoE memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi 2017 menjadi 1.7 persen saja, atau turun bila dibandingkan proyeksi pada pertemuan Mei lalu yang sebesar 1.9 persen. Forecast GDP tahun 2018 mendatang juga dipangkas turun 0.1 persen menjadi 1.6 persen. Sementara itu, proyeksi pertumbuhan tahun 2019 tetap dipertahankan pada level 1.8 persen.

Alhasil, berita ini membuat mata uang Sterling langsung anjlok terhadap Dollar AS hampir 1 persen pasca pernyataan Bank Sentral Inggris tadi sore. Saat ini pair GBP/USD berada di level 1.3117 (pukul 20:51 WIB), menjadi penurunan terbesar Sterling sejak pekan ke-3 bulan Juni lalu.

 

Apa Pernyataan Mark Carney?

Sebagai orang nomor satu di Bank Sentral Inggris, Mark Carney mengatakan ketidakpastian seputar Brexit berpotensi akan membebani pertumbuhan ekonomi.

"Penundaan Investasi Inggris yang berarti kapasitas ekonomi akan berkembang dalam laju lebih lambat, sehinggga memiliki dampak terhadap kebijakan moneter, tergantung dari trend permintaan", ucap Carney dalam sebuah Konferensi Pers.

Ekonom ScotiaBank, Alan Clarke, mengatakan kenaikan suku bunga BoE tidak akan terjadi dalam waktu dekat. Ia mengatakan, "Hal yang paling mencolok bahwa mereka telah menurunkan prospek upah dan pertumbuhan, meskipun tingkat pengangguran di bawah ekspektasi."

279790

AUD/USD Turun Drastis, Menguras Habis Penguatan Kemarin AUD/USD Turun Drastis, Menguras Habis Penguatan Kemarin
By N Sabila, 20 Apr 2018, In Berita Forex, View 132
Kenaikan Yield obligasi AS berdampak pada menguatnya Dolar AS, sehingga menjadi beban yang cukup besar bagi Dolar Australia dan aset-aset yang lebih berisiko secara umum.
Poundsterling Lanjut Turun Pasca Lemahnya Penjualan Ritel Inggris Poundsterling Lanjut Turun Pasca Lemahnya Penjualan Ritel Inggris
By N Sabila, 19 Apr 2018, In Berita Forex, View 429
Pertumbuhan Penjualan Ritel Inggris untuk bulan Maret merosot sebanyak 1.2 persen. Poundsterling melemah lagi karenanya. Apakah ini saatnya meninggalkan Pound?
Inflasi Inggris Jeblok, Pounds Merosot Nyaris 1 Persen Inflasi Inggris Jeblok, Pounds Merosot Nyaris 1 Persen
By A Muttaqiena, 18 Apr 2018, In Berita Forex, View 562
Data inflasi Inggris merosot ke terendah dalam setahun, sehingga memangkas kemungkinan suku bunga dan mendorong Poundsterling Merosot.
Dolar AS Menguat Versus Yen Didukung Perundingan Damai Korea Dolar AS Menguat Versus Yen Didukung Perundingan Damai Korea
By A Muttaqiena, 18 Apr 2018, In Berita Forex, View 548
Pergerakan harga dipengaruhi Dolar AS yang menguat, antisipasi pasar di tengah upaya perundingan damai Korea, serta masih lesunya data ekonomi Jepang.
Penyebab Menguatnya Poundsterling Ke Level Pra Brexit Penyebab Menguatnya Poundsterling Ke Level Pra Brexit
By N Sabila, 17 Apr 2018, In Berita Forex, View 784
Para trader mengatakan, prospek kenaikan suku bunga BoE bulan Mei depan adalah daya tarik Poundsterling saat ini.
Dolar AS Di Terendah Empat Bulan Jelang Data Inflasi Dolar AS Di Terendah Empat Bulan Jelang Data Inflasi
By A Muttaqiena, 12 Jan 2018, In Berita Forex, View 1069
Setelah konfirmasi otoritas China soal rumor yang merebak kemarin, Dolar AS melemah akibat data Inflasi Produsen dan Klaim Pengangguran memburuk.
Topik Berita Forex

SHARE:

SHARE:

 

Topik Berita Forex