BoJ Tambah Pembelian JGBs, Dolar AS Melonjak Terhadap Yen

USD/JPY melonjak hingga lebih dari 0.5 persen pagi ini karena BoJ menaikkan jumlah pembelian obligasi pemerintah Jepang (JGBs).

FirewoodFX

iklan

FirewoodFX

iklan

Seputarforex.com - Dolar AS menjulang tinggi terhadap Yen Jepang di sesi perdagangan Jumat (07/Jul) pagi ini, setelah BoJ menaikkan pembelian obligasi pemerintah Jepang (JGBs) dalam operasi pasar terbukanya. Hal itu dilakukan BoJ dengan tujuan untuk membendung kenaikan imbal hasil obligasi. USD/JPY melonjak hingga lebih dari 0.5 persen dengan diperdagangkan di harga 113.778, melampaui level tinggi satu sesi di angka 113.515.

dolar-yen

BoJ menawarkan untuk membeli JGBs 10 tahunan dalam jumlah yang tak terbatas pada yield 0.110 persen. BoJ juga menaikkan pembelian JGBs dengan tenor lima sampai sepuluh tahun melalui lelang, menjadi 500 miliar yen dari sebelumnya di 450 miliar yen. Kenaikan USD/JPY ini terjadi di tengah sepinya rilis data ekonomi di sesi Tokyo hari ini.


Menantikan Data NFP AS Juni

Para investor sedang menantikan laporan NFP AS yang akan diumumkan malam nanti. Para ekonom yang disurvei Reuters memperkirakan, NFP AS akan bertambah sebanyak 179,000 lapangan kerja di bulan Juni, di atas perolehan yang relatif kecil pada bulan Mei sebanyak 138,000.

"Para investor Asia tidak ingin memburu Dolar hari ini, menjelang rilis data NFP AS, mengantisipasi angka yang mengecewakan," kata Kaneo Ogino, Direktur Riset Forex di Global-info Co, Tokyo yang dikutip oleh Reuters.

Selain itu, notulen rapat FOMC The Fed yang dirilis kemarin menunjukkan bahwa sebagian pembuat kebijakan bank sentral AS tersebut sudah ingin mengumumkan pengurangan neraca pada akhir Agustus nanti, tetapi sebagian lainnya masih ingin menunggu hingga akhir tahun.

Di sisi lain, EUR/USD tampak beranjak turun 1.411 dari posisi sebelumnya, setelah mencapai puncak 1.142. Bank Sentral Eropa (ECB) menyatakan membuka diri pada kebijakan untuk mengurangi stimulus moneter. Akan tetapi, langkah tersebut kemungkinan akan dilakukan dengan sangat perlahan agar terlebih dahulu bisa mengeluarkan diri dari gejolak pasar, demikian yang tertulis dalam notulen rapat ECB yang dirilis kemarin.

279509

Sudah aktif berkecimpung di dunia jurnalistik online dan content writer sejak tahun 2011. Mengenal dunia forex dan ekonomi untuk kemudian aktif sebagai jurnalis berita di Seputarforex.com sejak tahun 2013. Hingga kini masih aktif pula menulis di berbagai website di luar bidang forex serta sebagai penerjemah lepas.