Advertisement

iklan

ASIC Perketat Proses Pengawasan Melalui Para Saksi Pelapor

Regulator-regulator forex di awal tahun ini terpantau semakin menajamkan mata mereka dalam mengawasi pergerakan pasar. Setelah CySec, NFA, dan AMF yang menerbitkan serangkaian peraturan, kali ini giliran ASIC (Australian Securities and Investments Comission) yang menerbitkan press release rincian lengkap mengenai prosedur bagi para pelapor (pengungkap fakta) lembaga-lembaga dan aktivitas-aktivitas transaksi keuangan yang menyalahi peraturan.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Regulator-regulator forex di awal tahun ini terpantau semakin menajamkan mata mereka dalam mengawasi pergerakan pasar. Setelah CySec, NFA, dan AMF yang menerbitkan serangkaian peraturan, kali ini giliran ASIC (Australian Securities and Investments Comission) yang menerbitkan press release rincian lengkap mengenai prosedur bagi para pelapor (pengungkap fakta) lembaga-lembaga dan aktivitas-aktivitas transaksi keuangan yang menyalahi peraturan atau di bawah otoritas yurisdiksi.

ASIC

Dalam pernyataannya kemarin, ASIC menjelaskan secara detail tentang siapa saja yang bisa menjadi pelapor dan bagaiman prosedur pelaporannya pada ASIC. ASIC juga menyatakan bahwa pihaknya akan melindungi para informan dan pasti akan membalas pengajuan yang telah diberikan oleh seorang pelapor.

Sistem pengajuan untuk menjadi pelapor akan disediakan melalui sebuah sistem filing elektronik yang tersedia dalam website regulator Australia ini untuk mengkualifikasi pelapor. Para karyawan perusahaan, para kontraktor, dan anggota organisasi dalam lembaga yang terlibat, dapat mengajukan permohonan perlindungan dengan kriteria-kriteria tertentu.

Individu pengungkap fakta tersebut harus memberikan identifikasi mengenai kapan pengungkapan tersebut akan dibuat serta harus memiliki latar belakang dan alasan yang jelas mengenai aksi pengungkapan pelanggaran hukum ini. Dan yang terakhir, motivasi aksi pelaporan nantinya harus dilandasi oleh iktikad yang baik.

Dalam aturan hukum Australia secara spesifik dalam Undang-Undang Perusahaan, ada dua macam perlindungan yang disediakan bagi para saksi pelapor. Pertama, perlindungan yang sifatya informasi tersembunyi dengan jaminan apabila pelapor tersebut dipecat dari pekerjaannya akibat pelaporan yang dia lakukan, maka sang pelapor berhak untuk mengajukan keberatan dan banding ke pengadilan. Kedua, perlindungan yang melindungi pelapor dari aksi kriminalisasi untuk menekan pelapor. Dengan demikian, ASIC menyarankan pada para calon pelapor untuk terlebih dahulu menemui penasihat hukum sebelum mengirimkan laporan. 


Berita Broker Pressrelease



160875

SFN merupakan hasil kerjasama beberapa personel tim Seputarforex untuk mengulas berita-berita terkini di bidang forex maupun saham.


11 Jun 2020

Kesulitan Akses Seputarforex?

Lakukan solusi ini jika Anda mengakses lewat:
PC   |   Smartphone