Terganjal Leverage, Induk Perusahaan InstaForex Dikenai Sanksi Oleh CySEC

Instant Trading EU Ltd yang merupakan induk perusahaan dari broker ForexMart, InstaForex dan InvestCity, dikenai saksi materiil terkait penggunaan leverage yang terlalu besar.

acy

iklan

Advertisement

iklan

Berita kurang baik datang dari Instant Trading EU Ltd, yang merupakan induk perusahaan dari broker ForexMart, InstaForex dan InvestCity. Pada bulan Agustus lalu, CySEC menjatuhkan denda total sebesar 130,000 Euro kepada perusahaan yang berlokasi di Limassol tersebut.

Dilansir dari Leaprate, denda yang dijatuhkan oleh CySEC berdasarkan atas 2 hal, yaitu:

  • Denda sebesar 90,000 Euro karena perusahaan dinilai tidak bertindak adil, jujur ​​dan profesional terhadap kepentingan klien. Lebih spesifiknya lagi, CySEC mencatat adanya ketidakpatuhan perusahaan terkait dengan penggunaan leverage, serta pemberian bonus/manfaat perdagangan kepada klien dan perlindungan saldo negatif klien.
  • Denda sebesar 40,000 Euro dikarenakan perusahaan dinilai gagal memberikan rekam jejak tentang pengalaman dan pengetahuan klien dalam dunia trading. Padahal, data ini penting karena digunakan oleh CySEC untuk menilai apakah layanan investasi dan produk telah sesuai untuk klien-klien perusahaan yang dinaunginya.

 

CySEC mengeluarkan sanksi

 

Banyak Faktor Yang Meringankan Sanksi

Menyusul pemberian sanksi tersebut, CySEC juga mewajibkan perusahaan untuk lebih cermat dalam mengumpulkan informasi tentang pengalaman dan pengetahuan klien, untuk menilai apakah layanan investasi yang diberikan telah sesuai.

Meskipun menjatuhkan sanksi materiil kepada Instant Trading EU Ltd, CySEC menyatakan bahwa ada beberapa faktor yang membuat induk perusahaan Instaforex tersebut masih tergabung dalam regulasi. Faktor yang meringankan antara lain karena perusahaan segera mengambil langkah untuk perbaikan, serta belum pernah melakukan kesalahan serupa di masa lalu.

Sejak bulan Juni 2018 lalu, CySEC telah mengeluarkan kebijakan yang lebih ketat mengenai penggunaan leverage serta pemberian bonus/promosi. Akibatnya, banyak broker yang berada di bawah naungannya menciptakan anak perusahaan di negara-negara offshore atau kawasan lain yang memperbolehkan penawaran leverage lebih tinggi. Menghadapi hal ini, para trader disarankan untuk mempelajari terlebih dahulu regulasi broker yang akan mereka percayai untuk melakukan trading.


Berita Broker Pressrelease



Catur berfokus menulis mengenai review broker dan hal-hal lain yang berhubungan dengannya. Menurut Catur, broker forex yang baik harus responsif menanggapi keluhan dan memudahkan withdrawal dana trader.