iklan

CySEC: Leverage Ketat Berlaku Untuk Trader Dari Seluruh Dunia

Aturan leverage ketat dan perlindungan yang ditentukan regulator Eropa atas klien broker-broker forex asal Eropa, dapat pula dinikmati oleh trader Non-Eropa.

iklan

iklan

Peluncuran aturan baru oleh Otoritas Pasar dan Sekuritas Eropa (European Securities and Markets Authority/ESMA) pada bulan Maret mengenai pelarangan Binary Options serta pengetatan leverage untuk CFD dan Forex, telah memicu kegemparan di kalangan broker-broker forex maupun trader. Sementara para broker mengevaluasi ulang fitur-fiturnya agar kelak tak melanggar aturan, para trader bertanya-tanya mengenai apakah aturan itu hanya berlaku bagi trader asal Eropa saja, ataukah diberlakukan pula bagi trader dari luar kawasan itu yang menggunakan jasa broker teregulasi Eropa? CySec, salah satu regulator di bawah naungan ESMA, mengkonfirmasi dalam edaran terbarunya bahwa aturan ESMA berlaku pula untuk klien broker teregulasi Eropa yang berdomisili di luar wilayah.

 

CySEC Tentang Aturan Eropa

 

 

Kilas Balik Aturan ESMA

Sebagai informasi, ESMA selaku lembaga regulator bidang keuangan sekaligus otoritas pengawas sektor keuangan Uni Eropa, merilis aturan baru dalam rangka meningkatkan perlindungan bagi investor pada akhir Maret lalu. Secara eksplisit, ESMA melarang Binary Options karena menurut mereka, karakteristik produk secara struktural dibuat untuk memberikan imbal hasil negatif.

 

Sementara itu, bagi broker forex dan CFD, ESMA membatasi leverage hingga antara 1:2 sampai 1:30 saja, tergantung aset yang diperdagangkan. Rinciannya:

  • Leverage 1:30 untuk pasangan mata uang mayor.
  • Leverage 1:20 untuk pasangan mata uang non-mayor, emas, dan indeks mayor.
  • Leverage 1:10 untuk komoditas selain emas dan indeks non-mayor.
  • Leverage 1:5 untuk ekuitas individual (CFD) dan aset berbasis referensi harga lainnya.
  • Leverage 1:2 untuk mata uang kripto (CFD).

 

ESMA juga membakukan ambang Margin Call, Negative Balance Protection, dan peringatan risiko. Selain itu, mereka memberlakukan pembatasan atas insentif bonus, promosi, dll yang ditawarkan broker. (Baca selengkapnya: Otoritas Keuangan Eropa Babat Binary Options Dan Leverage Tinggi)

 

 

Upaya Broker Mengakali Aturan Dan Sikap CySEC

Banyak broker forex teregulasi Eropa kemudian mengakali aturan ESMA tersebut dengan menciptakan anak perusahaan di negara-negara offshore atau kawasan lain yang memperbolehkan penawaran leverage lebih tinggi dan promosi bonus agresif, agar tetap dapat menarik trader dari kawasan Asia. Namun, para trader berpengalaman dari kawasan Asia makin banyak yang justru memahami bahaya leverage tinggi dan bonus besar, sehingga dengan sungguh-sungguh ingin mendaftar di bawah yurisdiksi Eropa, bukannya offshore.

 

Dari sinilah muncul pertanyaan: Seandainya saya (dari Indonesia atau wilayah lain non-Eropa) mendaftar ke broker XYZ yang berstatus teregulasi Eropa (bukan regulasi offshore), apakah aturan perlindungan regulasi Eropa juga berlaku bagi saya?

Menurut edaran dari CySEC, jawabannya adalah ya, perlindungan regulasi Eropa berlaku juga bagi Anda.

 


"Apakah aturan MiFID (Eropa) berlaku juga untuk klien yang bukan warga Kawasan Ekonomi Eropa?"

Jawaban: "Ya. MiFID tidak membedakan kewajiban perusahaan-perusahaan bagi kliennya berdasarkan lokasi klien."

(Terjemahan verbatim dari Circular No.C271 bertanggal 4 Juni 2018 dari CySec bagi Perusahaan-perusahaan Investasi Teregulasi Siprus)


 

Secara spesifik, jawaban CySEC tersebut juga sejalan dengan panduan dari Komisi Uni Eropa terkait lingkup berlakunya aturan-aturan keuangan yang dirilis ESMA.

 

Apakah Anda termasuk salah satu trader yang galau mengenai topik ini? Jawaban CySEC tentu dapat memberikan pencerahan. Secara praktis, bisa diartikan bahwa jika Anda mendaftar pada broker di bawah jurisdiksi regulasi Eropa (CySEC Siprus, CONSOB Italia, MFSA Malta, dlsbg), maka pengetatan leverage akan berlaku pula bagi Anda. Di saat yang sama, ranjau-ranjau bonus dan promosi broker takkan menghalangi jalan Anda. Namun, jika Anda mendaftar pada broker yang sama, tetapi di bawah jurisdiksi regulasi non-Eropa, maka kondisi trading dan perlindungan yang disediakan kemungkinan besar akan berbeda.

Dengan demikian, saat mendaftar ke suatu broker, ada baiknya Anda menanyakan pula pada pihak broker, di bawah jurisdiksi regulasi wilayah mana nantinya akun Anda akan berada.


Berita Broker Pressrelease



283934

Aisha telah melanglang buana di dunia perbrokeran selama nyaris 10 tahun sebagai Copywriter. Saat ini aktif sebagai trader sekaligus penulis paruh waktu di Seputarforex, secara khusus membahas topik-topik seputar broker dan layanan trading terkini.


1 Apr 2021

1 Apr 2021

Kesulitan Akses Seputarforex?
Silahkan buka melalui https://bit.ly/seputarforex


Alternatifnya, lakukan solusi ini jika Anda mengakses lewat:
PC   |   Smartphone