Advertisement

iklan

Website Tak Bisa Diakses, Layanan Octa Investama Berakhir

Penulis

+ -

Setelah lebih dari satu bulan tanpa kepastian, broker Octa Investama kini tak bisa diakses. Aktivitas trading di broker ini pun telah berhenti.

iklan

iklan

Isu Octa Investama Berjangka dalam beberapa bulan terakhir membuat banyak pihak terkejut. Pasalnya, Octa menyatakan telah menghentikan layanan sebagai broker atau pialang berjangka dan akan memindahkan fokus bisnis ke pengetahuan finansial, edukasi di bidang keuangan, serta investasi.

Menanggapi hal tersebut, pihak Octa sempat merilis klarifikasi resmi dan menyatakan sistem sedang gangguan karena aksi peretasan. Akan tetapi, isu penghentian operasi Octa Investama Berjangka tak lantas berhenti bergulir.

Pasalnya, tak lama setelah mengirimkan surat klarifikasi kepada klien, pernyataan pemberhentian operasi broker justru muncul di website resmi Octa Investama Berjangka, yakni octa.id. Sebagai alternatif, muncul octa.co.id yang dapat ditelusuri di alamat surel support dalam surat klarifikasi. Namun, domain baru tersebut diklaim masih dalam tahap pengembangan.

Octa Investama Berhenti Beroperasi

Setelah lebih dari 1 bulan, pihak Octa Investama Berjangka belum juga menyampaikan kejelasan lebih lanjut, baik terkait aktivitas trading klien ataupun akses baru melalui octa.co.id. Situs resmi utamanya (octa.id) justru tidak bisa diakses sama sekali per 1 November 2022. Tidak ada perwakilan broker ataupun support klien yang dapat dihubungi mengenai masalah ini.

Menurut informasi yang beredar, aktivitas trading di Octa sudah berhenti sejak akhir September lalu, atau ketika kabar penghentian operasional Octa pertama kali berhembus. Sampai muncul pernyataan resmi yang bisa menjelaskan kondisi ini, Octa Investama Berjangka dinyatakan telah menutup layanan aktivitas trading sekaligus operasionalnya sebagai pialang berjangka.


Berita Broker Pressrelease



298463
Penulis

Lulusan Psikologi Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga. Menggeluti dunia penulisan sejak bergabung dengan Lembaga Pers Mahasiswa tahun 2009. Mulai tertarik dengan dunia forex dan kripto, setelah lulus kuliah hingga sekarang sembari trading.