OctaFx

iklan

CINT: Bangun Pabrik Baru, Siap Bersaing Di MEA

Perusahaan perseroan yang bergerak di sektor furniture, PT Chitose Internasional Tbk (CINT) akan membangun pabrik kedua di daerah Jawa Barat dalam usahanya untuk mengembangkan produk berbasis kayu olahan dan sebagai persiapan menghadapi persaingan bisnis di MEA.

acy

iklan

Advertisement

iklan

PT Chitose Internasional Tbk (CINT) merencanakan pembangunan pabrik baru. Perusahaan yang telah membukukan laba bersih pada tahun 2015 yang mencapai Rp28,46 miliar atau Rp 20.12 per saham dan kinerja Perseroan di tahun 2015 meningkat sebesar 13.39% ini akan merampungkan pembangunan pabrik kedua di daerah Jawa Barat. Ini merupakan bentuk usahanya untuk mengembangkan produk berbasis kayu olahan dan sebagai persiapan menghadapi persaingan bisnis di era pasar bebas Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). 

CINT

Timotius J Paulus selaku Vice President Director PT Chitose Internasioanal Tbk menjelaskan, dana untuk pembangunan pabrik baru tersebut menggunakan capex atau anggaran belanja modal yang sudah disiapkan sebesar Rp 33 miliar untuk tahun ini.

Dia juga menambahkan, saat ini tahap pembangunan pabrik kedua tersebut baru lima persen dan akan selesai akhir tahun 2016. Nantinya pabrik kedua inilah yang akan menambah kapasitas produksi sebesar 30 persen dari jumlah kapasitas pabrik pertama yang bisa memproduksi 1.2 juta kursi per tahun. Selain itu, untuk menstabilkan jumlah kapasitas yang ada, CINT juga sudah melakukan rehabilitasi mesin untuk
pabrik pertama.

Adanya pembangunan pabrik kedua ini merupakan salah satu langkah CINT yang berkomitmen untuk terus melakukan pengembangan kapasitas produk dan meningkatkan kinerja bisnis agar semakin berkembang. Selain itu, pembangunan pabrik baru di Jawa Barat ini serta diiringi dengan peningkatan kualitas produk CINT juga menunjukkan keberanian CINT untuk menghadapi persaingan di MEA.

262053

Pernah menempuh pendidikan di Fakultas Sastra, jurusan Sastra Inggris konsentrasi Linguistik, Unversitas Negeri Malang. Menyukai bidang kepenulisan dan dunia penerjemahan ekonomi dan bisnis sejak tahun 2013 silam. Saat ini menjadi jurnalis di Seputarforex yang bertanggung jawab untuk menulis berita emas dunia, forex, dan saham.