Advertisement

CPI AS Bulan Maret Catat Penurunan Pertama Dalam 10 Bulan

   By: Pandawa    view: 514   Berita Forex

Inflasi Konsumen AS turun untuk pertama kalinya dalam kurun waktu 10 bulan terakhir, dipicu oleh penurunan harga bahan bakar. Akan tetapi, tren inflasi tahunan diprediksi tetap kokoh, karena CPI total dan Inti YoY sama-sama menunjukkan kenaikan. Hasil positif ini rupanya ditunjang oleh kenaikan biaya perawatan kesehatan.

 

CPI AS Bulan Maret Catat Penurunan



Consumer Price Index bulan Maret yang dipublikasikan oleh Departemen Tenaga Kerja pada hari Rabu (11/April) mengalami penurunan sebesar -0.1 persen, menjadi kemerosotan pertama sekaligus yang terbesar sejak Mei 2017. Rilis data CPI malam ini juga lebih buruk dibandingkan ekspektasi ekonom dalam jajak pendapat sebelumnya, yang memprediksi Indeks Harga Konsumen AS akan stagnan 0.0 persen, menyusul kenaikan 0.2 persen pada bulan Februari lalu.

Meski mencatatkan penurunan pertama dalam 10 bulan, dalam basis tahunan, CPI AS membukukan kenaikan sebesar 2.4 persen. Pergerakan Harga Konsumen AS bulan lalu terbebani oleh penurunan harga bahan bakar sebesar 4.9 persen, yang menjadi penurunan paling dalam sejak Mei 2017. Penurunan lain seperti pada biaya telekomunikasi, tembakau, dan pendidikan turut membebani data CPI bulan lalu. Sementara itu, harga makanan mencatatkan kenaikan tipis sebesar 0.1 persen, setelah stagnan di bulan Februari.

 

CPI Inti Naik Sesuai Ekspektasi

Dirilis secara bersamaan dengan CPI total MoM dan YoY, data Core CPI (CPI Inti) yang tidak memasukan kategori makanan dan energi naik 0.2 persen di bulan Maret. Raihan ini sesuai ekspektasi awal dan mengukir kenaikan dalam margin yang sama pada bulan Februari. Laporan ini disokong oleh kenaikan biaya pelayanan kesehatan sebesar 0.4 persen, diikuti kenaikan biaya perawatan rumah sakit 0.6 persen, dan biaya kunjungan dokter yang naik 0.2 persen.

Dalam basis tahunan, CPI Inti naik 2.1 persen YoY, yang merupakan peningkatan terbesar sejak Februari 2017. Menariknya, pembacaan CPI Inti YoY di bulan Maret telah melampaui rata-rata peningkatan selama 10 tahun terakhir, mengindikasikan tren Inflasi AS yang semakin kokoh. Kebijakan Presiden Trump dan lemahnya mata uang Dolar disinyalir menjadi faktor kunci melonjaknya Inflasi tahunan dalam beberapa bulan terakhir.

283201

NZD/USD Turun, Kiwi Jadi Mata Uang Terlemah Dalam Sepekan NZD/USD Turun, Kiwi Jadi Mata Uang Terlemah Dalam Sepekan
By N Sabila, 23 Apr 2018, In Berita Forex, View 59
NZD/USD turun karena pudarnya daya tarik Dolar New Zealand akibat enggannya Bank Sentral New Zealand (RBNZ) untuk menaikkan suku bunga tahun ini.
Penyebab Euro Melemah Terhadap Dolar AS Dan Pound Sore Ini Penyebab Euro Melemah Terhadap Dolar AS Dan Pound Sore Ini
By N Sabila, 20 Apr 2018, In Berita Forex, View 786
Euro melemah menjelang rapat kebijakan ECB minggu depan, karena para investor khawatir perekonomian Zona Euro gagal mempertahankan penguatannya.
Dolar AS Menguat Terdukung Lonjakan Yield Obligasi AS Dolar AS Menguat Terdukung Lonjakan Yield Obligasi AS
By N Sabila, 20 Apr 2018, In Berita Forex, View 522
Melejitnya Yield obligasi US Treasury mendorong Dolar AS menguat terhadap mata uang-mata uang mayor hingga sesi perdagangan Jumat siang ini.
Turun Tipis, Jobless Claims AS Gagal Penuhi Ekspektasi Turun Tipis, Jobless Claims AS Gagal Penuhi Ekspektasi
By Pandawa, 19 Apr 2018, In Berita Forex, View 325
Jobless Claims AS minggu lalu berkurang 1,000, belum mampu memenuhi ekspektasi pasar yang memproyeksikan penurunan sebesar 3,000 klaim.
Housing Starts AS  Menguat Dibayangi Potensi Perlambatan Housing Starts AS Menguat Dibayangi Potensi Perlambatan
By Pandawa, 17 Apr 2018, In Berita Forex, View 330
Pembangunan rumah AS berada dalam laju lebih cepat dibandingkan ekspektasi. Namun, penurunan konstruksi Single-Family House membayangi pertumbuhan selanjutnya.
Dolar AS Di Terendah Empat Bulan Jelang Data Inflasi Dolar AS Di Terendah Empat Bulan Jelang Data Inflasi
By A Muttaqiena, 12 Jan 2018, In Berita Forex, View 1079
Setelah konfirmasi otoritas China soal rumor yang merebak kemarin, Dolar AS melemah akibat data Inflasi Produsen dan Klaim Pengangguran memburuk.
Topik Berita Forex

SHARE:

SHARE:

 

Topik Berita Forex