Advertisement

iklan

Deutsche Bank: Pound Akan Jatuh Lebih Jauh Pasca Aktivasi Article 50

Deutsche Bank mengatakan bahwa Pounds sterling akan diperdagangkan pada angka 1.06 per dolar AS lima bulan dari sekarang.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Seputarforex.com - Bank kawakan Jerman, Deutsche Bank, memprediksi bahwa pada akhir tahun nanti, nilai Pounds Sterling akan jatuh hingga seperlima dari nilai mata uang tersebut sekarang. Deutsche Bank mengatakan, Pounds sterling akan diperdagangkan pada angka 1.06 per dolar AS dalam lima bulan ke depan.

deutsche-bank

Prediksi tersebut dibuat mempertimbangkan perkiraan hasil pengaktifan Article 50 pada tanggal 29 Maret hari ini oleh PM Inggris Theresa May. Dipicunya Article 50 berarti dipicunya pula negosiasi keluarnya Inggris dari Uni Eropa secara resmi. Kondisi ini berpotensi menimbulkan ketidakpastian di pasar finansial.


Poundsterling Bisa Setara Euro?

Prediksi Deutsche Bank ini hanyalah salah satu prediksi terburuk mengenai Poundsterling. Menurut Mail Online, bank-bank besar dunia bahkan sudah meramalkan bahwa mata uang tersebut akan setara dengan Euro. Berdasarkan laporan 45 halaman dari Deutsche Bank, tertulis bahwa mereka belum sepenuhnya melihat Sterling (saat ini) berada dalam level yang telah terdampak Brexit.

Untuk akhir Maret ini, GBP/USD mereka ramalkan akan merosot sampai 1.14 dan sekaligus akan menjadi low terendah dalam 31 tahun bagi Pounds. Bahkan, menurut mereka, Sterling akan sama menyedihkannya dengan Flash Crash Pound pada Oktober 2016 lalu. "Dikombinasikan dengan penyesuaian terbatas dalam defisit neraca berjalan Inggris berikut perlambatan pertumbuhan, kami melihat akan ada penurunan lebih jauh, dan prediksi 1.06 per dolar AS di akhir tahun."

Siang ini, GBP/USD diperdagangkan di angka 1.238, turun lagi dari angka 1.2142 pagi tadi. Level tinggi 1.2596 tercapai pada tanggal 28 Maret kemarin. Sementara itu, EUR/GBP diperdagangkan naik 0.3 persen ke angka 0.8718 siang ini.

278276

Sudah aktif berkecimpung di dunia jurnalistik online dan content writer sejak tahun 2011. Mengenal dunia forex dan ekonomi untuk kemudian aktif sebagai jurnalis berita di Seputarforex.com sejak tahun 2013. Hingga kini masih aktif pula menulis di berbagai website di luar bidang forex serta sebagai penerjemah lepas.