Dolar AS Beragam Didominasi Faktor Politik

Mengawali pekan ini, Dolar AS terpantau beragam terhadap mata uang-mata uang mayor lainnya. Polemik anggaran Italia dan pembunuhan Jamal Khashoggi menjadi 2 isu politik berpengaruh.

Advertisement

iklan

FirewoodFX

iklan

Seputarforex.com - Dolar AS beragam di sesi perdagangan Senin (22/Okt) siang ini, dengan latar belakang pergerakan yang didominasi oleh masalah geopolitik. Selain polemik anggaran pemerintah Italia, memburuknya kelanjutan kasus Khasogghi membuat pilihan trading para trader terpecah.

Dolar AS melemah ke 1.1539 per euro, dari sebelumnya di kisaran 1.1511. Sementara Indeks Dolar (DXY) yang mengukur kekuatan Dolar AS terhadap enam mata uang mayor, juga tampak menurun ke level 95.56, dari level 95.93 yang tercapai di akhir pekan.

dxy

Namun demikian, USD/JPY menguat ke 112.71, meninggalkan level rendah 112.19 yang tercapai di akhir pekan lalu.

 

UE Kembali Peringatkan Italia

Komisi Uni Eropa (UE) telah mengirimkan surat peringatan kepada pemerintah Italia di Roma, yang menyebutkan bahwa rancangan anggaran pemerintah Italia telah dianggap sebagai pelanggaran terhadap aturan fiskal UE yang belum ada presedennya.

usd

Sekarang, Italia hanya punya waktu hingga hari saja untuk menjelaskan pada komisi UE tentang pelanggaran peraturan tersebut. Apabila Italia gagal meyakinkan pihak UE, maka ada kemungkinan negara dengan perekonomian terbesar ketiga di Zona Euro tersebut akan dijatuhi sanksi.

Polemik anggaran Italia ini berpotensi menjatuhkan Euro di akhir tahun, meskipun mata uang tersebut masih menguat untuk saat ini.

"ECB kemungkinan juga akan memberikan teguran keras pada Italia, yang dianggap dapat mengancam persatuan Single Market. Kondisi ini menaikkan kemungkinan bagi EUR/USD (untuk merosot) ke level rendah dalam rentang 1.10-1.15 di sisa tahun ini, demikian pandangan kami," kata analis DBS, Philip Wee, dalam sebuah catatan yang dirilis Reuters.

 

Saudi Mengonfirmasi Bahwa Khashoggi Dibunuh

Di sisi lain, hilangnya jurnalis The Washington Post, Jamal Khasogghi, yang belakangan diketahui dibunuh, akhirnya dibenarkan oleh pihak Arab Saudi. Seperti yang dilansir oleh BBC hari ini, Arab Saudi mengatakan bahwa Khashoggi dibunuh dan menyalahkan "persekongkolan keji" atas pembunuhan yang telah merusak keamanan internasional ini.

Menteri Luar Negeri Saudi, Adel Al-Jubeir mengatakan pada Fox News bahwa tindakan pembunuhan tersebut adalah "kekeliruan besar", serta menyangkal dugaan bahwa pangeran Arab adalah otak dibalik tindakan kriminal tersebut.


Terlepas dari kedua faktor politik tersebut, pekan ini para investor akan memusatkan perhatian pada fundamental ekonomi, khususnya rilis indikator GDP AS pada hari Jumat besok. Pasar akan mengawasi rilis GDP AS di hari Jumat untuk mendapatkan petujuk lebih jelas tentang pergerakan Dolar AS.

285834

Sudah aktif berkecimpung di dunia jurnalistik online dan content writer sejak tahun 2011. Mengenal dunia forex dan ekonomi untuk kemudian aktif sebagai jurnalis berita di Seputarforex.com sejak tahun 2013. Hingga kini masih aktif pula menulis di berbagai website di luar bidang forex serta sebagai penerjemah lepas.