Dolar AS Defensif, Awas Reli Tajam Di Akhir Pekan

Untuk saat ini, pemotongan pajak AS akan menjadi topik utama pasar. Ekspektasinya, negosiasi akan alot sampai akhir tahun. Dolar AS bisa reli tajam akhir pekan ini.

iklan

FirewoodFX

iklan

Advertisement

Seputarforex.com - Dolar AS berada dalam mode yang defensif pada hari Kamis (16/Nov) siang ini, masih diliputi keraguan akan kemajuan rencana pemotongan pajak AS dan sedikitnya kenaikan inflasi yang dilaporkan kemarin malam. Indeks Dolar tampak menurun hingga ke level 93.402 hari ini, level terlemah dalam hampir empat pekan, dari sebelumnya di level 93.851. Dalam sepekan ini, penurunan indeks Dolar mencapai 0.6 persen.

dolar-as

 

Dolar AS Bisa Reli Tajam Di Akhir Pekan

Rencana Pemotongan Pajak Senat Republikan memicu kritik dari dua anggota pembuat kebijakan Partai Republik. "Untuk saat ini, pemotongan pajak AS akan menjadi topik utama pasar. Saya mengekspektasikan negosiasi akan berlarut-larut hingga akhir tahun, tapi di kuartal pertama tahun depan kemungkinan sudah ada kesepakatan," kata Yukio Ishizuki, Ahli Strategi Senior di Daiwa Securities.

Sinyal-sinyal pengunduran rencana reformasi pajak AS, yang telah menjadi penggerak utama bagi Dolar AS sejak September, cukup untuk mengimbangi kenaikan Dolar AS dari data inflasi konsumen dan penjualan ritel.

Inflasi inti tahunan AS berakselerasi sebanyak 1.8 persen pada bulan Oktober, setelah berada pada kisaran 1.7 persen sebelumnya. Penjualan Ritel AS meningkat 0.2 persen.

USD/JPY sudah naik lagi dari angka 112.47 yang trecapai pada awal sesi perdagangan tadi, menuju kisaran 113.50 siang ini. EUR/USD tampak flat di level rendah, dengan diperdagangkan pada kisaran 1.1780 setelah melompat ke level tertinggi satu bulan di sesi perdagangan kemarin.

Menurut Kathy Lien dari BK Asset Management, akhir pekan ini Dolar AS kemungkinan dapat mengalami reli yang kuat sehubungan dengan penantian hasil voting reformasi pajak di DPR AS, menanggapi RUU Pajak yang disusun oleh Senat. Pergerakan Dolar AS juga diimbangi dengan masih yakinnya investor akan kenaikan suku bunga The Fed bulan depan.



Sudah aktif berkecimpung di dunia jurnalistik online dan content writer sejak tahun 2011. Mengenal dunia forex dan ekonomi untuk kemudian aktif sebagai jurnalis berita di Seputarforex.com sejak tahun 2013. Hingga kini masih aktif pula menulis di berbagai website di luar bidang forex serta sebagai penerjemah lepas.