Dolar AS Jatuh Terhadap Yen Pasca Serangan Rudal Sekutu Ke Suriah

   By: N Sabila    view: 674   Berita Forex

Seputarforex.com - Dolar AS jatuh, merosot dari level tinggi terhadap Yen yang tercapai di pembukaan sesi Asia, Senin (16/Apr) pagi ini. Akhir pekan kemarin, AS dan sekutunya meluncurkan rudal Tomahawk ke Suriah, sebagai balasan atas serangan senjata kimia di Douma yang menewaskan puluhan warga sipil pada tanggal 7 April lalu .

 

dolar-as

 

 

Target rudal tersebut adalah gudang yang diduga sebagai tempat penyimpanan senjata kimia di Suriah. Pihak AS dan sekutu mengklaim bahwa misi militer mereka telah sukses besar. Akan tetapi, pihak Rusia yang melindungi Suriah juga mengklaim bahwa mereka berhasil menghalau rudal sekutu. Dari total 76 rudal yang ditembakkan, 71 di antaranya berhasil dilumpuhkan tentara Rusia.

Kendati AS dan sekutunya, yakni Inggris dan Prancis, telah melancarkan serangan, Suriah yang didukung oleh Rusia dan Iran menyatakan tidak akan melakukan serangan balasan. Mereka memilih untuk meminta Dewan Keamanan PBB agar segera bertindak mengutuk serangan AS tersebut.


Dolar AS Jatuh Terhadap Yen

Merespon peristiwa ini, Dolar AS bergerak beragam. Pergerakan Dolar AS yang paling signifikan tampak terhadap Yen Jepang. USD/JPY sempat meniti kenaikan ke level 107.540 saat pembukaan sesi perdagangan hari ini, tetapi jeblok ke angka 107.193 saat berita ini ditulis pada pukul 10:00 WIB.

Sedangkan terhadap mata uang-mata uang mayor lainnya, pergerakan Dolar AS masih cukup kalem. EUR/USD diperdagangkan di angka 1.2338 dengan tren yang flat, sedangkan USD/CAD diperdagangkan di angka 1.2609, naik dari level rendah 1.2595.

"Reaksi mata uang memang terbatas karena Presiden Donald Trump sebelumnya telah memberikan sinyal mengenai kemungkinan serangan militer ke Suriah. Sehingga, para spekulator memiliki waktu untuk bersiap-siap menghadapinya," kata Yukio Ishizuki dari Daiwa Securities kepada Reuters.

"Sejumlah spekulator juga menunjukkan respon yang minim terhadap faktor-faktor pendukung penguatan Yen, tepatnya setelah Bank Sentral Jepang (Bank of Japan) memperjelas bahwa mereka tidak akan melakukan normalisasi kebijakan dalam waktu dekat," tambah Ishizuki.



283246

Retail Sales Kanada Bulan Februari Naik, CPI Justru Melambat Retail Sales Kanada Bulan Februari Naik, CPI Justru Melambat
By Pandawa, 20 Apr 2018, In Berita Forex, View 60
Penjualan kendaraan bermotor seperti mobil dan toko toko barang umum menjadi faktor utama yang mendorong nilai Retail Sales Kanada dimana penjualan mengalami kenaikan pada 4 dari 11 sektor.
Inflasi Inggris Jeblok, Pounds Merosot Nyaris 1 Persen Inflasi Inggris Jeblok, Pounds Merosot Nyaris 1 Persen
By A Muttaqiena, 18 Apr 2018, In Berita Forex, View 591
Data inflasi Inggris merosot ke terendah dalam setahun, sehingga memangkas kemungkinan suku bunga dan mendorong Poundsterling Merosot.
Dolar AS Menguat Versus Yen Didukung Perundingan Damai Korea Dolar AS Menguat Versus Yen Didukung Perundingan Damai Korea
By A Muttaqiena, 18 Apr 2018, In Berita Forex, View 563
Pergerakan harga dipengaruhi Dolar AS yang menguat, antisipasi pasar di tengah upaya perundingan damai Korea, serta masih lesunya data ekonomi Jepang.
USD/JPY Menguat Pasca Komentar Positif Larry Kudlow USD/JPY Menguat Pasca Komentar Positif Larry Kudlow
By N Sabila, 5 Apr 2018, In Berita Forex, View 573
Larry Kudlow mengatakan bahwa pemerintah AS sedang dalam negosiasi dengan China. Dolar AS menguat terhadap Yen.
Meski USD/JPY Naik, Bearish Masih Mengintai Meski USD/JPY Naik, Bearish Masih Mengintai
By N Sabila, 3 Apr 2018, In Berita Forex, View 474
Dolar AS menguat sedikit terhadap Yen di Selasa siang ini. Meski demikian, para analis forex masih memantau adanya penguatan Yen dalam jangka panjang.
Dolar AS Di Terendah Empat Bulan Jelang Data Inflasi Dolar AS Di Terendah Empat Bulan Jelang Data Inflasi
By A Muttaqiena, 12 Jan 2018, In Berita Forex, View 1076
Setelah konfirmasi otoritas China soal rumor yang merebak kemarin, Dolar AS melemah akibat data Inflasi Produsen dan Klaim Pengangguran memburuk.
Topik Berita Forex

SHARE:

SHARE:

 

Topik Berita Forex