Dolar AS Naik Di Sesi Amerika Karena Faktor Berikut Ini

Data-data ekonomi AS yang positif dan melemahnya mata uang-mata uang negara berkembang menjadi faktor penguat Dolar AS malam ini.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Seputarforex.com - Dolar AS naik di sesi perdagangan Kamis (30/Agustus) malam ini. Kenaikan tersebut merupakan yang pertama kalinya dalam lima hari terakhir, tepatnya setelah minat risiko memudar. Faktor pendukung penguatan Dolar AS malam ini adalah data-data ekonomi AS yang positif dan melemahnya mata uang-mata uang negara berkembang.

Namun demikian, pasar juga masih menantikan perkembangan selanjutnya dari perang tarif impor antara AS dengan China, yang hingga saat berita ini ditulis belum menunjukkan perkembangan terbaru.

 

usd

 

Data Ekonomi AS Memuaskan

Ada beberapa rilis data ekonomi berdampak medium bagi Dolar AS malam ini. Salah satunya adalah data Core PCE AS yang menunjukkan kenaikan sesuai dengan ekspektasi. Selain itu, data Consumer Spending untuk bulan Juli yang dilaporkan naik 0.4 persen, juga menjadi tambahan dukungan bagi penguatan Dolar AS malam ini.

"Data ekonomi di Amerika Serikat terus menampilkan penunjang bagi pengetatan moneter, dan akan tetap membuat bank sentral menaikkan suku bunganya di musim gugur mendatang," kata Karl Schamotta, analis dari Cambridge Global Payments in Toronto.

 

Melemahnya Mata Uang Negara-Negara Berkembang

Memudarnya minat risiko membuat mata uang-mata uang negara berkembang mengalami penurunan cukup tajam. Dolar AS yang kini sedang difungsikan sebagai safe haven menjadi naik karenanya. Peso Meksiko turun 0.8 persen, sedangkan Rand Afrika Selatan jatuh 1.3 persen.

Peso Argentina menjadi mata uang yang mengalami pelemahan paling parah terhadap Dolar AS hari ini, karena bank sentral Argentina menaikkan suku bunga dari 45 persen menjadi 60 persen. Perlu diketahui, inflasi Argentina saat ini sudah mencapai lebih dari 31 persen.

 

Indeks Dolar AS Menguat

Faktor-faktor tersebut membuat Indeks Dolar AS naik. Saat berita ini ditulis, indeks yang mengukur kekuatan Dolar terhadap 6 mata uang mayor tersebut berada di level 94.86, menjauhi low 94.57 yang tercapai di sesi sebelumnya:

dxy

285105

Sudah aktif berkecimpung di dunia jurnalistik online dan content writer sejak tahun 2011. Mengenal dunia forex dan ekonomi untuk kemudian aktif sebagai jurnalis berita di Seputarforex.com sejak tahun 2013. Hingga kini masih aktif pula menulis di berbagai website di luar bidang forex serta sebagai penerjemah lepas.


24 Sep 2019