Advertisement

iklan

Dolar AS Tetap Loyo Meski Retail Sales Positif

Data-data ekonomi AS yang dirilis pada Jumat (13/September) malam ini terbilang positif. Akan tetapi, Dolar AS tetap melemah karena isu perang dagang lebih mendominasi.

Advertisement

iklan

FirewoodFX

iklan

Seputarforex.com - Penjualan Ritel (Retail Sales) AS untuk bulan Agustus 2019 dilaporkan naik di atas ekspektasi. Dalam basis bulanan, headline Retail Sales AS tumbuh 0.4 persen. Walaupun lebih rendah dari periode sebelumnya yang 0.8 persen, tetapi hasil tersebut berhasil mengungguli ekspektasi penurunan ke 0.2 persen.

united-states-retail-sales

Sayangnya, Core Retail Sales AS tidak menunjukkan hasil positif serupa. Data yang mengukur level penjualan ritel di luar sektor otomotif tersebut hanya tumbuh 0.0 persen alias stagnan. Angka tersebut lebih rendah daripada ekspektasi penurunan ke 0.1 persen, dan dari level periode sebelumnya yang 1.0 persen.

 

 

Sentimen Konsumen AS Naik

Beberapa jam setelah Retail Sales, data Sentimen Konsumen AS dirilis oleh University of Michigan (UoM). Tercatat bahwa Indeks Kepercayaan Konsumen AS UoM edisi Preliminary berada di level 92.0 pada bulan September, lebih tinggi dari indeks bulan sebelumnya yang 89.8. Perolehan tersebut juga lebih tinggi daripada ekspektasi kenaikan ke level 90.4.

united-states-consumer-confidence

Hal ini mengindikasikan bahwa para konsumen di Amerika Serikat siap untuk menghadapi perang dagang dan perlambatan global, serta mendukung ekspansi ekonomi. Pasar Tenaga Kerja AS yang tangguh turut mendukung keyakinan konsumen tersebut.

 

Dolar AS Tetap Melemah

Kedua data berdampak medium-high tersebut ternyata tidak cukup kuat untuk mendongkrak sentimen bullish Dolar AS. Pasalnya, Presiden AS Donald Trump telah memberikan klarifikasi yang menyangkal rumor kesepakatan sementara dengan China. Trump mengatakan bahwa ia lebih memilih untuk membuat kesepakatan secara utuh daripada setengah-setengah.

Pernyataan Trump itu rupanya lebih diperhatikan oleh pasar daripada data AS malam ini. Akibatnya, Dolar AS lemah terhadap mata uang-mata uang mayor. Indeks Dolar AS (DXY) pun diperdagangkan di 98.23, level terendah dalam dua hari terakhir. Sedangkan EUR/USD masih menguat dengan diperdagangkan di level 1.1076, lebih tinggi 0.11 persen dari harga Open harian.

eu

290078

Sudah aktif berkecimpung di dunia jurnalistik online dan content writer sejak tahun 2011. Mengenal dunia forex dan ekonomi untuk kemudian aktif sebagai jurnalis berita di Seputarforex.com sejak tahun 2013. Hingga kini masih aktif pula menulis di berbagai website di luar bidang forex serta sebagai penerjemah lepas.


24 Sep 2019

Huda
Mantap