Advertisement

Dolar Australia Menguat Pasca Data Perdagangan China

   By: N Sabila    view: 345   Berita Forex

Seputarforex.com - Dolar Australia menguat di sesi perdagangan Jumat (13/Apr) siang ini, terangkat oleh data perdagangan China. Dolar Australia juga menjadi salah satu mata uang mayor terkuat minggu ini bersama dengan Dolar Kanada serta Dolar New Zealand.

 

dolar-australia

 


Neraca Perdagangan China Surplus Melebihi Ekspektasi

China yang merupakan negara partner perdagangan utama bagi Australia, melaporkan bahwa Neraca Perdagangan secara keseluruhannya di kuartal pertama mencapai jumlah CNY326.18 miliar (USD51.9 miliar), jauh di atas ekspektasi CNY181 miliar.

Impor China melonjak sebanyak 11.7 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Sedangkan ekspornya naik 7.4 persen di bawah level kuartal sebelumnya. Data di kuartal pertama ini terbilang cukup kuat walaupun sempat ada jeda saat liburan Imlek.

Akan tetapi, menurut para ekonom, perselisihan kebijakan bea impor dengan AS diperkirakan akan membuat data neraca perdagangan China melemah di kuartal berikutnya.

Dolar Australia selalu terpengaruh dengan perkembangan di pasar China. Namun dalam sepekan ini, pengamat forex dari DailyFx menyebutkan bahwa pergerakan Dolar Australia lebih dipengaruhi oleh minat risiko global. Menurutnya, AUD menjadi budak minat risiko global; ketika minat risiko meningkat, maka Dolar Australia pun menguat, begitu pula sebaliknya.


Cuitan Donald Trump Kembalikan Minat Risiko

Kemarin malam, Presiden AS Donald Trump menyampaikan pernyataan yang lebih lunak terkait rencana serangan militer AS ke Suriah. Dalam cuitannya, Donald Trump mengubah statement sebelumnya yang bernada ancaman. Ia menyebutkan akan mengirim pasukan militer AS ke Suriah dalam waktu dekat, kemudian mengungkap statement yang menyebutkan bahwa waktu penyerangan bukanlah hal yang perlu dipertanyakan.

Menyusul cuitan Trump, imbal hasil saham-saham dan obligasi AS terangkat, sehingga Dolar AS menguat. Dolar Australia yang juga merupakan mata uang minat risiko (risk-appetite) turut terciprat penguatan. Saat berita ini ditulis, AUD/USD diperdagangkan di angka 0.7788, dari sebelumnya di angka 0.7775. AUD/JPY juga melonjak dari sebelumnya 83.44 menuju level 83.93.

283232

Retail Sales Kanada Bulan Februari Naik, CPI Justru Melambat Retail Sales Kanada Bulan Februari Naik, CPI Justru Melambat
By Pandawa, 20 Apr 2018, In Berita Forex, View 60
Penjualan kendaraan bermotor seperti mobil dan toko toko barang umum menjadi faktor utama yang mendorong nilai Retail Sales Kanada dimana penjualan mengalami kenaikan pada 4 dari 11 sektor.
Inflasi Inggris Jeblok, Pounds Merosot Nyaris 1 Persen Inflasi Inggris Jeblok, Pounds Merosot Nyaris 1 Persen
By A Muttaqiena, 18 Apr 2018, In Berita Forex, View 591
Data inflasi Inggris merosot ke terendah dalam setahun, sehingga memangkas kemungkinan suku bunga dan mendorong Poundsterling Merosot.
Dolar AS Menguat Versus Yen Didukung Perundingan Damai Korea Dolar AS Menguat Versus Yen Didukung Perundingan Damai Korea
By A Muttaqiena, 18 Apr 2018, In Berita Forex, View 563
Pergerakan harga dipengaruhi Dolar AS yang menguat, antisipasi pasar di tengah upaya perundingan damai Korea, serta masih lesunya data ekonomi Jepang.
AUD/USD Turun Sedikit Pasca CPI China Dan Pidato Gubernur RBA AUD/USD Turun Sedikit Pasca CPI China Dan Pidato Gubernur RBA
By N Sabila, 11 Apr 2018, In Berita Forex, View 328
Walaupun Gubernur RBA menyinggung masalah kenaikan suku bunga, AUD/USD tampak tidak menunjukkan tambahan kenaikan.
NZD/USD Naik Pasca Laporan NZIER Dan Rencana Ekonomi Terbuka China NZD/USD Naik Pasca Laporan NZIER Dan Rencana Ekonomi Terbuka China
By N Sabila, 10 Apr 2018, In Berita Forex, View 279
NZD/USD menguat setelah indikator NZIER Business Confidence dilaporkan lebih kuat daripada sebelumnya, dan pidato dari Presiden China, Xi Jinping.
Dolar AS Di Terendah Empat Bulan Jelang Data Inflasi Dolar AS Di Terendah Empat Bulan Jelang Data Inflasi
By A Muttaqiena, 12 Jan 2018, In Berita Forex, View 1076
Setelah konfirmasi otoritas China soal rumor yang merebak kemarin, Dolar AS melemah akibat data Inflasi Produsen dan Klaim Pengangguran memburuk.
Topik Berita Forex

SHARE:

SHARE:

 

Topik Berita Forex