acy

Dolar Australia Naik Meski Dolar AS Menguat, Ini Alasannya

   By: N Sabila    view: 506   Berita Forex

Seputarforex.com - Dolar Australia naik terhadap Dolar AS di sesi perdagangan awal pekan (12/Mar) ini. Laporan data Ketenagakerjaan AS - utamanya Non Farm Payroll (NFP) - yang melebihi ekspektasi, rupanya tak berdampak banyak bagi Dolar Australia. Dolar Australia naik setelah munculnya kabar bahwa Donald Trump akan bertemu dengan Kim Jong Un.

 

dolar-australia

 



AUD/USD diperdagangkan pada angka 0.7868 saat berita ini ditulis, kian menjauhi level 0.7795 yang tercapai pada hari Jumat lalu.  Menurut analis BK Asset Management, Kathy Lien, laporan NFP AS memperkuat sinyal momentum positif dalam perekonomian AS. Akan tetapi, faktor yang memiliki pengaruh lebih besar bagi Dolar Australia adalah ketegangan antara AS dan Korea Utara.

"Walaupun tingkat pengangguran sedikit naik dan rata-rata pertumbuhan pendapatan per jam AS melambat, hal terpenting yang ditunjukkan oleh data tersebut adalah bahwa data ekonomi AS cukup kuat untuk The Fed menaikkan suku bunganya bulan ini," kata Lien.

Analis lain, Ray Attrill dari National Australia Bank mengatakan, penguatan Dolar AS yang diakibatkan dari laporan ketenagakerjaan tersebut tidak akan berlangsung lama. Keraguan pasar akan outlook kebijakan moneter AS tak banyak membantu Dolar AS. Oleh sebab itu, aset-aset berisiko termasuk Dolar Australia, tetap mendulang kenaikan setelahnya.

"Kekhawatiran akan empat kali kenaikan suku bunga AS tahun ini, mulai memudar dengan kembalinya sentimen risiko, setidaknya untuk saat ini," kata Attrill. "Kondisi ini membalikkan kondisi Dolar Australia, dan membuatnya menjadi mata uang terkuat kedua pada hari Jumat lalu, serta menjadi mata uang G-10 terbaik dalam sepekan. Total penguatannya lebih dari 1 persen," demikian imbuhnya.


Dolar Australia Harus Pertahankan Level 0.78

Kendati demikian, Westpac memprediksi bahwa dalam jangka yang lebih panjang, Dolar Australia masih menghadapi potensi pelemahan. Akhir tahun 2018, lembaga tersebut memproyeksi Dolar Australia akan jatuh akibat kenaikan suku bunga AS, karena selisihnya dari suku bunga Bank Sentral Australia (RBA) akan kian jauh.

Menurut Swan Callow dari Westpac, apabila harga komoditas Australia terus menurun, maka AUD/USD harus bertahan pada level 0.78 dalam satu minggu ke depan, apabila ingin mempertahankan penguatannya. 

282770

Dolar Pertahankan Posisi Tertinggi Tujuh Bulan Di Tengah Konflik Dagang Dolar Pertahankan Posisi Tertinggi Tujuh Bulan Di Tengah Konflik Dagang
By A Muttaqiena, 18 Jun 2018, In Berita Forex, View 382
Reli Greenback tertahan oleh tingginya resiko perang dagang. Namun, penguatan Dolar AS tak terelakkan karena bias kebijakan moneter AS masih hawkish.
China Balas Bea Impor AS, Perang Dagang Bisa Dimulai Tiga Minggu Lagi China Balas Bea Impor AS, Perang Dagang Bisa Dimulai Tiga Minggu Lagi
By A Muttaqiena, 18 Jun 2018, In Berita Forex, View 578
Trump lagi-lagi memicu aksi balas-membalas bea impor yang berisiko tinggi mengakibatkan perang dagang dengan China dan berdampak besar di pasar finansial.
Statement ECB Mengecewakan Investor, Euro Ambruk Statement ECB Mengecewakan Investor, Euro Ambruk
By Pandawa, 14 Jun 2018, In Berita Forex, View 1130
Euro merosot tajam setelah Bank Sentral Eropa (ECB) melontarkan pernyataan yang cenderung dovish terkait kebijakan suku bunga.
Surplus Neraca Dagang Susut, Dolar Australia Jatuh Surplus Neraca Dagang Susut, Dolar Australia Jatuh
By N Sabila, 7 Jun 2018, In Berita Forex, View 229
Dolar Australia jatuh terhadap Dolar AS di sesi perdagangan Kamis pagi ini, akibat menyempitnya surplus perdagangan Australia.
AUD/USD Melonjak Pasca Kenaikan GDP Australia AUD/USD Melonjak Pasca Kenaikan GDP Australia
By N Sabila, 6 Jun 2018, In Berita Forex, View 283
Ekonomi Australia berekspansi lebih cepat dari perkiraan akibat kenaikan ekspor. Dolar Australia pun melonjak sekitar 0.25 persen terhadap Dolar AS.
Dolar AS Di Terendah Empat Bulan Jelang Data Inflasi Dolar AS Di Terendah Empat Bulan Jelang Data Inflasi
By A Muttaqiena, 12 Jan 2018, In Berita Forex, View 1223
Setelah konfirmasi otoritas China soal rumor yang merebak kemarin, Dolar AS melemah akibat data Inflasi Produsen dan Klaim Pengangguran memburuk.
Topik Berita Forex

SHARE:

SHARE:

 

Topik Berita Forex