Advertisement

Dolar Defensif, Trump Resmi Keluarkan AS Dari TPP

   By: N Sabila    view: 1199   Berita Forex

Seputarforex.com - Dolar AS masih defensif, berkubang di level rendah tujuh minggu di sesi perdagangan Asia, Selasa (24/Jan) pagi. Mata uang tersebut tertekan oleh kebijakan proteksi perdagangan yang dilancarkan oleh Presiden Donald Trump.

donald-j-trump

Orang nomor satu AS tersebut telah resmi menandatangani keluarnya AS dari pakta perdagangan TPP. Di samping itu, sebelum hari pertamanya duduk di kursi presiden, Trump telah menyerahkan ratusan bisnisnya kepada dua anak laki-lakinya yang sudah dewasa, Donald Jr. Trump dan Eric Trump.

Indeks Dolar, yang mengukur kekuatan Greenback terhadap enam mata uang mayor, tergelincir 0.1 persen ke angka 100.040. Level terendahnya tercapai pada tanggal 8 Desember di angka 99.899. USD/JPY naik 0.2 persen dengan diperdagangkan di harga 112.86 pagi ini. Angka tersebut masih cukup jauh dari level tinggi 114.45 yang tercapai di akhir pekan.

Setelah mencabut AS dari keanggotaanTrans-Pacific Partnership (TPP) yang diikuti oleh 11 negara, Trump menyatakan akan segera melakukan negosiasi ulang dalam bentuk perjanjian free-trade antara AS, Canada, dan Mexico.


Komentar Steven Mnuchin

Tak hanya itu, Dolar AS makin tertekan oleh pernyataan calon kuat Menteri Keuangan AS, Steven Mnuchin kepada para senator AS. Mnuchin menyebutkan bahwa ia akan memerangi manipulasi mata uang, tetapi tidak memberikan jawaban yang jelas, apakah ia memandang China sebagai negara yang memanipulasi Yuan atau tidak. Dalam jawaban tertulisnya untuk Senate Finance Committee, Mnuchin juga dilaporkan menyinggung masalah penguatan Dolar, yang menurutnya, akan memberikan dampak negatif dalam jangka pendek.


Dominasi Berita Non-Ekonomi

"Kami melihat kelemahan Dolar berhubungan dengan melorotnya yield-yield obligasi, sehingga membuat yen menguat," kata Bill Northey, Kepala Investasi di US Bank, Montana.

"Kebanyakan itu (pergerakan mata uang) terbentuk karena kabar-kabar non-ekonomi. Kami melihat AS, melalui kebijakan eksekutif, menarik diri dari TPP. Pertanyaan publik muncul, terutama tentang seberapa jauh proteksionisme yang akan diterapkan (oleh Trump) melalui pemerintahan yang baru ini," tambahnya. "Hal ini tentulah menjadi pemeran utama dalam aktivitas pasar hari ini."

277318

Pesanan Barang Tahan Lama AS Bulan April Jeblok Pesanan Barang Tahan Lama AS Bulan April Jeblok
By Pandawa, 25 May 2018, In Berita Forex, View 237
Setelah melonjak signifikan pada bulan Maret lalu, data pesanan barang tahan lama AS anjlok pada bulan April, disebabkan oleh penurunan tajam terhadap pesanan alat transportasi.
Dolar AS Menguat Kembali Jelang Pidato Powell The Fed Dolar AS Menguat Kembali Jelang Pidato Powell The Fed
By N Sabila, 25 May 2018, In Berita Forex, View 539
Dolar AS menguat kembali terhadap mata uang-mata uang mayor, dengan Indeks Dolar yang menguji level 94. Pasar menantikan pidato Jerome Powell tentang petunjuk kenaikan suku bunga.
Jobless Claims AS Naik Lewati Ekspektasi, EUR/USD Menguat Jobless Claims AS Naik Lewati Ekspektasi, EUR/USD Menguat
By Pandawa, 24 May 2018, In Berita Forex, View 481
Rilis klaim pengangguran AS tumbuh 234k, lebih tinggi dari perkiraan 220k. EUR/USD pun menguat setelah data tersebut rilis.
Dolar AS Turun Meski Notulen FOMC Mei 2018 Sinyalkan Fed Hike Juni Dolar AS Turun Meski Notulen FOMC Mei 2018 Sinyalkan Fed Hike Juni
By N Sabila, 24 May 2018, In Berita Forex, View 769
Dolar AS turun karena asumsi dovish terhadap notulen FOMC Mei 2018 dan rencana Donald Trump untuk terapkan bea impor mobil.
Dolar AS Beragam Jelang Rilis Notulen FOMC 2018 Dolar AS Beragam Jelang Rilis Notulen FOMC 2018
By N Sabila, 23 May 2018, In Berita Forex, View 690
Dolar AS bergerak beragam di sesi Asia Rabu (23/Apr) pagi ini menjelang rilis notulen FOMC dini hari nanti serta perkembangan terbaru mengenai pertemuan AS-Korea Utara.
Dolar AS Di Terendah Empat Bulan Jelang Data Inflasi Dolar AS Di Terendah Empat Bulan Jelang Data Inflasi
By A Muttaqiena, 12 Jan 2018, In Berita Forex, View 1169
Setelah konfirmasi otoritas China soal rumor yang merebak kemarin, Dolar AS melemah akibat data Inflasi Produsen dan Klaim Pengangguran memburuk.
Topik Berita Forex

SHARE:

SHARE:

 

Topik Berita Forex