Ekspor Kanada Tumbuh, Defisit Neraca Perdagangan Oktober Kian Susut

Defisit Trade Balance Kanada bulan Oktober menyusut ke level terendah sejak Mei menjadi C$ 1.47 Milyar.

iklan

Advertisement

iklan

Advertisement

Sektor Ekspor Kanada mencatatkan pertumbuhan di bulan Oktober. Ini kenaikan pertama sejak Mei, seiring dengan meningkatnya pengiriman ke AS dan impor yang belum membaik. Alhasil, hal itu membuat defisit neraca perdagangan Kanada menyusut; menurut data yang dilaporkan oleh Departemen Stastistik pada hari Selasa (5/12) pagi waktu setempat.

Ekspor Kanada Tumbuh, Defisit Neraca

 

Defisit Trade Balance Kanada bulan Oktober menyusut ke level terendah sejak Mei menjadi C$ 1.47 Milyar, setelah pada periode September mengalami defisit perdagangan sebesar C$ 3.36 Milyar. Data Neraca Perdagangan Kanada malam ini sekaligus masih lebih baik dibandingkan forecast ekonom yang memprediksi defisit akan susut menjadi C$ 2.7 Milyar pada bulan Oktober.

Ekspor Kanada tumbuh 2.7 persen -terbesar sejak Maret 2017-, karena didorong oleh pengiriman produk energi yang meningkat cukup signifikan ke Amerika Serikat. Performa sektor Ekspor Kanada membaik setelah 9 dari 11 kategori mencatatkan peningkatan. Sedangkan Impor turun 1.6 persen di bulan Oktober, karena lemahnya permintaan kendaraan bermotor.

Apiknya data Trade Balance bulan Oktober kemungkinan besar "terlambat" untuk mempengaruhi keputusan Bank Sentral (BoC) terkait suku bunga. Analis memprediksi BoC tidak menaikkan suku bunga acuan pada pertemuan hari Rabu besok.

Perlu diketahui bahwa Bank Sentral Kanada telah lama mencemaskan penurunan ekspor produk non-energi. Ketidakpastian terkait masa depan Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara (NAFTA) merupakan resiko utama yang dihadapi eksportir Kanada dalam beberapa bulan terakhir.

Ekonom Senior BMO Capital Market, Jennifer Lee, mengatakan data Trade Balance yang mengembirakan pada periode satu bulan, tidaklah cukup untuk mengubah tren.

"Ini (data Trade Balance) akan mendorong BOC memberikan sedikit nada positif pada rilis statement besok, mengingat masa depan NAFTA yang belum jelas masih menjadi penyebab utama ketidakpastian seperti sekarang", ucap Jennifer Lee.

Pandawa punya minat besar terhadap dunia kepenulisan dan sejak tahun 2010 aktif mengikuti perkembangan ekonomi dunia. Penulis juga seorang Trader Forex yang berpengalaman lebih dari 5 tahun dan hingga kini terus belajar untuk menjadi lebih baik.