EUR/USD Tergelincir, Menanti Pengumuman Pelonggaran Moneter ECB

Dolar AS menguat terhadap Euro usai rilis data JOLTS AS dan menjelang kebijakan moneter ECB yang diekspektasikan dovish pada Kamis esok.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Seputarforex.com - Di sesi perdagangan Selasa (10/September) malam, EUR/USD diperdagangkan di posisi 1.1045, sedikit tergelincir dalam trend yang cenderung flat sejak tanggal 4 September. Padalah, pair mata uang tersebut sempat menguat kemarin karena isu stimulus fiskal Jerman.

eurusd

 

JOLTS AS Turun

Performa Dolar AS sendiri sebetulnya tak terlalu prima malam ini. Pasalnya, data pembukaan lapangan kerja (JOLTS) AS untuk bulan Juli turun dari 7.248 juta ke 7.217 juta. Hasil tersebut juga lebih rendah daripada ekspektasi pasar di 7.311 juta. Sektor perdagangan grosir membukukan pengurangan JOLTS paling banyak, yakni mencapai -55,000.

united-states-job-offers

 

 

Metode Pelonggaran Moneter Yang Akan Diadopsi ECB

Di lain pihak, European Central Bank (ECB) diperkirakan akan semakin melonggarkan moneternya. Namun, teknisnya masih menjadi perdebatan di kalangan para analis. Sebagian memperkirakan jika ECB akan memotong suku bunga menjadi makin negatif dan memulai pembelian aset baru, sedangkan sebagian lainnya memperkirakan bahwa ECB akan memperkenalkan metode pelonggaran baru karena dua metode tersebut dinilai tak lagi efektif.

Terlepas dari perdebatan tersebut, pasar sudah terlanjur memasang ekspektasi dovish terhadap ECB bulan ini. Pergerakan Euro selanjutnya tinggal menunggu apakah ekspektasi tersebut akan terwujud atau terpatahkan.

"Orang-orang sedang menantikan ECB, yang (pengumuman kebijakannya) dianggap sebagai event besar pekan ini," kata Erik Nelson, pakar forex dari Wells Fargo di New York. "Namun, mengingat bahwa masih ada sejumlah pajabat (ECB) yang masih berpandangan hawkish, maka hasilnya bisa saja mengecewakan," tutur Nelson.

Menurut lima sumber terpercaya yang dirangkum oleh Reuters, para pembuat kebijakan ECB cenderung kepada paket stimulus yang mencakup pemotongan suku bunga, penahanan suku bunga di level rendah untuk waktu yang lebih lama, dan kompensasi bagi bank-bank komersial yang terdampak efek samping suku bunga negatif. Adapula yang mengatakan bahwa ECB akan memulai kembali pembelian aset. Namun, prediksi ini terganjal oleh kontradiksi yang mungkin akan datang dari negara-negara Eropa utara.

290028

Sudah aktif berkecimpung di dunia jurnalistik online dan content writer sejak tahun 2011. Mengenal dunia forex dan ekonomi untuk kemudian aktif sebagai jurnalis berita di Seputarforex.com sejak tahun 2013. Hingga kini masih aktif pula menulis di berbagai website di luar bidang forex serta sebagai penerjemah lepas.


15 Jul 2019