OctaFx

iklan

FCA: Laporan Penipuan Kripto Meningkat Hingga 3 Kali Lipat

FCA Inggris baru saja merilis data penipuan kripto yang mengkhawatirkan. Semakin maraknya aksi kejahatan cyber ini membuat FCA gencar mewanti-mewanti investor.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Badan regulator finansial Inggris, Financial Conduct Authority (FCA), melaporkan bahwa selama tahun 2018-2019, para investor di Negeri Ratu Elizabeth telah kehilangan dana lebih dari $34 juta akibat penipuan kripto dan forex. Menurut data yang dikumpulkan oleh FCA dari Action Fraud (pusat pelaporan kejahatan cyber), kerugian individual akibat penipuan telah mengalami penurunan dari $76,000 menjadi $18,500. Jika kerugian dari semua korban penipuan ditotal, maka jumlahnya mencapai $14 juta.

Namun demikian, jumlah laporan kasus penipuan yang muncul justru meningkat hingga 3 kali lipat hingga mencapai 1,834, dan sekitar 81 persen dari laporan tersebut terkait dengan klaim penipuan mata uang kripto.

FCA  Laporkan Penipuan Kripto Dan Forex

 

FCA Himbau Kewaspadaan Terhadap Aksi Penipu Di Medsos

Berdasarkan laporan yang telah dihimpun di atas, FCA sedang mempertimbangkan untuk melarang produk-produk derivatif berisiko tinggi yang berkaitan dengan aset kripto. Direktur eksekutif FCA, Mark Steward, mengungkapkan bahwa:

"Penipu bisa sangat meyakinkan dengan menggunakan berbagai cara, jadi cobalah Anda selalu melakukan riset pada perusahaan manapun yang hendak Anda gunakan sebagai sarana investasi. Ini tentunya berguna untuk menghindarkan Anda dari aksi penipuan."

FCA juga telah mengeluarkan pernyataan terkait informasi penipu yang menggunakan media sosial untuk mengelabui para investor. Regulator keuangan inggris tersebut mencatat bahwa scammer sering memakai gambar artis disertai dengan endorsement palsu yang terlihat sangat meyakinkan, seperti mobil mewah dan barang-barang lainnya.

 

Penipuan Kripto Bisa Terjadi Dalam Bentuk Apapun

Tidak hanya dari penipuan investasi, kasus kejahatan terkait kripto dapat pula terjadi melalui skema ICO, atau bahkan layanan bursa yang seharusnya menjadi platform penyedia perdagangan kripto.

Tahun lalu, Statis Group (perusahaan peneliti ICO) merilis sebuah penelitian yang mengungkapkan bahwa lebih dari 80 persen ICO di tahun 2017 dicurigai sebagai skema penipuan. Kerugiannya bahkan mencapai $1.34 miliar.

Sementara itu, baru-baru ini juga dilaporkan bahwa bursa Goxtrade terungkap sebagai penipu. Meskipun bursa kripto ini mengklaim telah berdiri sejak tahun 2017, beberapa indikator menunjukkan bahwa itu semua hanyalah kebohongan dan kecurangan; TechCruch telah melaporkan bahwa situs web perusahaan Goxtrade baru berusia kurang dari satu minggu.

Goxtrade dilaporkan mencomot nama dan gambar dari pihak yang tidak terafiliasi, sepeti figur Blockchain Amber Baldet. Terkait hal ini, Baldet telah memperingatkan follower-nya di Twitter mengenai Goxtrade. Ia mengkonfirmasi bahwa Goxtrade sama sekali tidak ada kaitan dengan dirinya. Dalam pernyataannya, Baldet menegaskan:

"Peringatan penipuan: Saya bukan pengembang di Goxtrade dan mungkin seluruh bisnis mereka adalah kebohongan."

288616

Seorang trader sejak 2012 yang mempunyai hobi menulis. Suka membahas serunya persaingan ekonomi antar negara dengan sebuah tulisan. Aktivitas trading menggunakan Price Action dan rumor fundamental saja. Karena trading itu memang simpel.