FXCM Diserang Hacker, Sedang Diinvestigasi FBI

248622

Broker forex asal Amerika Serikat, FXCM secara mengejutkan memberikan pengumuman kepada para kliennya bahwa perusahaannya menjadi korban serangan cybersecurity yang melibatkan insiden akses tidak sah ke informasi pelanggan. Dengan kata lain, FXCM telah di-hack.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Kemarin (1/10), broker forex asal Amerika Serikat, FXCM, secara mengejutkan memberikan pengumuman kepada para kliennya bahwa perusahaannya menjadi korban serangan cybersecurity dan telah terjadi akses oleh pihak-pihak tak bertanggung jawab ke informasi pelanggan. Dengan kata lain: FXCM telah di-hack.

Hack

Menurut pengumuman resmi dari FXCM, mereka menerima sebuah email dari hacker yang mengklaim telah mendapatkan akses ke dalam informasi para klien. Selain itu, FXCM juga mengatakan bahwa ada "sejumlah kecil wire transfer yang tidak sah dari rekening nasabah". Karenanya, FXCM menghimbau kepada semua klien dan merekomendasikan mereka untuk melakukan reset password.

Belum diketahui berapa jumlah akun yang terkena dampak dari insiden ini, tapi FXCM menyatakan semua dana telah dikirim balik kepada klien dan sekarang mereka sedang menggelar pemeriksaan internal mengenai masalah ini. Broker yang berkantor pusat di New York ini juga telah melapor kepada FBI dan saat ini sedang bekerja sama dalam penyelidikan.

Melihat dari kejadian tersebut, FinanceMagnates menemukan kesamaan pada transaksi ilegal yang juga menyerang bank dan perusahaan finansial lainnya. Biasanya serangan tersebut dimulai oleh Trojan, yang mana dijadikan perantara oleh para hacker untuk mendapatkan akses pada klien yang dituju dan menarik data-data dalam akun mereka seperti nama dan password.

Wall Street Journal menyoroti fakta bahwa serangan hacker di industri finansial mungkin terjadi lebih sering daripada yang kita tahu. Thomas Peterffy dari Interactive Brokers Inc mengatakan pada WSJ bahwa serangan online yang tidak bertanggung jawab adalah masalah besar bagi broker-broker forex. Interactive Brokers juga pernah mengalami serangan DDoS. Menurut Frederic Ponzo dari konsultan GreySpark Partners, insiden hacking dalam industri finansial tak hanya ditujukan untuk meraih informasi para trader, namun juga masuk ke dalam sistem untuk melakukan trading menggunakan akun yang informasinya sudah diambil alih hacker.


Berita Broker Pressrelease



M Septian mulai berkecimpung di dunia forex sejak 2015. Setelah itu, menyelami berbagai instrumen trading dan berlanjut menjadi jurnalis yang meliput seputar forex dan komoditas di Seputarforex mulai 2016.