GDP Inggris Tetap Prima, Sterling Nantikan Penundaan Brexit

Meski GDP Inggris Februari 2019 dirilis sesuai ekspektasi, trader Poundsterling masih menantikan konfirmasi Uni Eropa mengenai penundaan brexit.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Poundsterling hanya naik tipis 0.15 persen ke kisaran 1.3070 terhadap Dolar AS, meskipun data Gross Domestic Product (GDP) Inggris untuk bulan Februari dilaporkan sesuai ekspektasi pada pertengahan sesi Eropa hari Rabu ini (10/April). Pasangan mata uang EUR/GBP juga relatif stabil pada kisaran 0.8623. Perhatian trader Sterling kini terfokus pada berapa lama penundaan brexit yang akan diberikan oleh para pemimpin Uni Eropa bagi Inggris.

GBPUSD Daily

UK Office for National Statistics (ONS) melaporkan bahwa pertumbuhan ekonomi Inggris pada bulan Februari diestimasikan mencapai 0.2 persen (Month-over-Month), atau naik dari 1.5 persen menjadi 2.0 persen (Year-on-Year). Meskipun sedikit lebih rendah dibandingkan pertumbuhan 0.5 persen sepanjang bulan Januari, tetapi GDP kali ini dinilai solid dan mendukung rekor pertumbuhan Inggris kuartal I/2019 yang tetap tangguh.

"Sekali lagi, estimasi awal GDP lebih kuat dibandingkan survei (perkiraan pasar), menyediakan sinyal meyakinkan bahwa setidaknya hingga Februari, perekonomian (Inggris) berhasil menanggulangi chaos brexit dan perlambatan mancanegara dengan baik," kata Ruth Gregory, seorang ekonom di Capital Economics.

Terlepas dari itu, investor dan trader tak terlalu antusias menanggapinya karena masih menantikan pengumuman mengenai penundaan brexit. European Council akan mendiskusikan masalah tersebut dalam pertemuan hari ini yang kemungkinan baru berakhir besok pagi. Meskipun PM Theresa May telah mengajukan permohonan untuk menunda deadline brexit sampai tanggal 30 Juni, tetapi para pejabat Uni Eropa dirumorkan hanya akan mengabulkan penundaan dalam tempo lebih lama. Beberapa perkiraan yang beredar saat ini berkisar antara penundaan sembilan bulan hingga 31 Desember, atau sampai satu tahun penuh.

"GBP tetap berada pada pertengahan kisaran pergerakannya dalam beberapa hari terakhir menjelang rapat European Council malam ini, dan ekspektasi terpusat pada ekstensi jangka panjang (9-12 bulan)," kata Adam Cole dari RBC Capital Markets.

288087

Alumnus Fakultas Ekonomi yang telah mengenal dunia trading sejak tahun 2011. Seorang News-junkie yang menyukai analisa fundamental, biasa trading forex dan saham menggunakan Moving Averages dan Fibonacci. Kini menulis topik seputar Currency, Stocks, Commodity, dan Personal Finance dalam bentuk berita maupun artikel sembari trading di sela jam kerja.


30 Apr 2019