Advertisement

iklan

Google: Pencarian "Beli Bitcoin" Lebih Banyak Daripada "Beli Emas"

Tren pencarian Google selama tahun 2017 ini dikuasai oleh Beli Bitcoin, sementara kursnya meroket hingga lebih dari 800 persen sejak awal tahun.

FirewoodFX

iklan

FirewoodFX

iklan

Bitcoin yang selalu menembus dan memecahkan rekor tertinggi baru sepanjang masa, membuat popularitasnya berada di puncak baru-baru ini. Bahkan Google, Mesin Pencari terbesar di dunia, menyatakan bahwa tren pencarian selama tahun 2017 ini dikuasai oleh Bitcoin. Untuk pertama kalinya, pencarian informasi tentang Bitcoin melebihi pencarian informasi logam mulia (Emas).

Pencarian Bitcoin di Google

Seperti yang diberitakan Bloomberg kemarin (7/November), pencarian frasa "Beli Bitcoin" dalam bahasa Inggris sekarang lebih sering dilakukan daripada "Beli Emas" dalam bahasa yang sama. Hal ini seperti ejekan tambahan bagi emas setelah sebelumnya harga emas per ons hanya bernilai kurang dari satu BTC untuk pertama kalinya tahun ini. Harga emas dalam tahun ini stabil pada sekitar level harga $ 1,200 per ons, namun kurs Bitcoin melambung sampai angka $ 7,560 per BTC. Artinya, harga Bitcoin per unit sudah 6 kali lipat dari harga emas per ons.

Adrian Ash, Direktur Riset BullionVault yang berbasis di Inggris mengatakan ,"Dengan pasar saham Amerika Serikat yang mengatur harga tertinggi dari hari ke hari, maka tidak mengherankan jika harga emas turun". Dia menambahkan, "Beberapa investor juga terganggu oleh kebisingan yang terjadi seputar Bitcoin dan mata uang kripto lainnya".

Sekilas, karena keuntungan yang didapatkan dari investasi emas tahun 2017 ini sangat kecil, maka banyak investor dan masyarakat lain yang beralih menuju investasi mata uang kripto, terutama Bitcoin yang bisa mereka anggap sebagai Safe Haven berikutnya. Apalagi, nilai Bitcoin selama tahun 2017 ini sudah tumbuh lebih dari 800%, atau 8 kali lipat. Pertumbuhan yang fantastis tersebut tidak akan bisa dijangkau oleh emas sebagai logam mulia, jika tidak ada kisruh permasalahan dunia seperti perang.

Ash menambahkan bahwa BullionVault telah melihat 30% penurunan dalam perdagangan emas bulanan untuk bulan Oktober dibandingkan dengan rata-rata tahunan. Hal ini merupakan pukulan berat bagi logam mulia

Namun, dibalik persaingan yang tidak seimbang antara Bitcoin dan Emas, ternyata blockchain telah menawarkan inovasi backdoor kepada industri logam mulia. CoinTelegraph melaporkan pada akhir pekan lalu bahwa Royal Mint Inggris berhasil menguji coba sistem pelacakan emas menggunakan Blockchain, dengan 50,000 blok sudah diverifikasi sebelum peluncuran publiknya.

280966

Seorang trader sejak 2012 yang mempunyai hobi menulis. Suka membahas serunya persaingan ekonomi antar negara dengan sebuah tulisan. Aktivitas trading menggunakan Price Action dan rumor fundamental saja. Karena trading itu memang simpel.