OctaFx

iklan

Harga Emas Naik Di Tengah Indikasi Perang Dagang Global

Harga emas naik setelah Amerika Serikat menerapkan aturan perdagangan baru terhadap produk-produk Uni Eropa dan industri-industri teknologi China di AS.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Seputarforex.com - Harga emas naik meski sempat turun di awal sesi perdagangan hari ini, Senin (25/Juni). Di Comex New York, harga emas untuk pengiriman bulan Agustus naik 0.2 persen ke angka $1,273.60 per ons, sedangkan emas spot naik 0.3 persen ke harga $1,271.79 per ons. Harga emas ANTAM dibuka pada Rp647,000 per gram dengan buyback price Rp572,000 per gram.

 

emas

 

Kebijakan AS Buat Gerah Uni Eropa Dan China

Meningkatnya tensi konflik perdagangan global gara-gara kebijakan impor Amerika Serikat, menjadi pemicu terdongkraknya harga emas. Jumat lalu, Presiden Donald Trump mengatakan akan menerapkan bea impor sebesar 20 persen terhadap pembelian mobil dari Uni Eropa. Persatuan negara-negara Eropa tersebut tak terima dan akan mengambil langkah balasan.

Belum selesai masalah, hari ini Wall Street Journal mengabarkan bahwa Departemen Perdagangan AS akan menggodok aturan mengenai industri teknologi. Rencananya, guna menghindari pencaplokan yang makin membesar, AS akan memblokir perusahaan teknologi yang sekitar 25 persen sahamnya dimiliki oleh Tiongkok.

Dikutip dari Reuters, media China mengkritik bahwa paham proteksi yang diterapkan Donald Trump adalah bentuk "bunuh diri" dan jelas menunjukkan adanya gejala delusi paranoid. Meski demikian, China harus tetap maju untuk melakukan modernisasi sekalipun harus menghadapi perang dagang.

 

Bull Emas Taruh Harapan Pada Memburuknya Konflik Dagang Global

Dengan mencuatnya perang dagang semacam ini, emas sebagai logam mulia safe haven menjadi buruan para investor yang meninggalkan Dolar AS. Meskipun demikian, kenaikan harga emas tetap tak signifikan karena ada semacam pergeseran fungsi.

Jim Wyckoff, analis teknikal dari Kitco mengatakan, "Sayang sekali, di tengah pasar emas yang sedang bull, (emas) saat ini lebih difungsikan sebagai komoditas mentah ketimbang sebagai sebuah aset bernilai safe haven. Namun, apabila tensi perdagangan di seluruh dunia makin memburuk, maka pasar emas masih mungkin mendulang kenaikan."

284105

Sudah aktif berkecimpung di dunia jurnalistik online dan content writer sejak tahun 2011. Mengenal dunia forex dan ekonomi untuk kemudian aktif sebagai jurnalis berita di Seputarforex.com sejak tahun 2013. Hingga kini masih aktif pula menulis di berbagai website di luar bidang forex serta sebagai penerjemah lepas.

23 Juli 2019 16:11

1,422.47 ( 1.17%)

Support : 1,399.07
Pivot : 1,408.58
Resistance : 1,415.56

100% Buy 100% Buy 100% Buy

100% Buy
Selengkapnya