Harga Emas Naik Jelang Pengumuman Kebijakan Moneter The Fed

Harga emas naik karena tingginya ekspektasi pemotongan suku bunga The Fed bulan ini. Meski demikian. likuiditasnya masih terbilang rendah.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Seputarforex.com - Harga emas reli selama empat hari berturut-turut hingga Selasa (31/Juli) malam ini. Menjelang pengumuman kebijakan FOMC pada hari Kamis esok, yield-yield obligasi internasional berguguran merespon lemahnya data ekonomi Jepang dan Eropa. Sedangkan Dolar AS malam ini bergerak beragam dengan kecenderungan melemah, pasca rilis data PCE Index Dan CB Consumer Confidence AS. Oleh sebab itu, harga emas naik karena dibutuhkan sebagai alternatif safe haven.

Harga emas futures untuk pengiriman Agustus di Comex New York, naik 0.6 persen ke $1,429.50 per troy ounce pada pukul 13:18 GMT. Sedangkan harga emas spot naik 0.2 persen ke $1,429.38 per ounce pada pukul 17:45 GMT. Grafik XAU/USD di bawah ini memperlihatkan kenaikan 0.34 persen ke 1,431.40, menunjukan reli yang terbentuk sejak tanggal 26 Juli.

xauusd

 

Harga Emas Bergantung Komentar Powell Pasca Rapat FOMC

Dalam rapat kebijakan moneternya bulan ini, The Fed diperkirakan akan memotong suku bunganya sebanyak seperempat persen untuk pertama kalinya sejak 10 tahun terakhir. Menurut Daniel Ghali, pakar komoditas dari TD Scurities, pasar memang sedang mengantisipasi Rate Cut oleh bank sentral AS besok. Namun, yang paling penting untuk diwaspadai adalah komentar pasca rapat; apakah akan bernada dovish atau hawkish.

"Apabila Ketua The Fed Jerome Powell menyampaikan pernyataan yang lebih dovish daripada ekspektasi, maka emas kemungkinan akan menembus High multi tahunan," kata Ghali.

Tingkat suku bunga yang lebih rendah akan membebani Dolar AS dan mengurangi Opportunity Cost dari kepemilikan non-yielding bullion. Namun, walaupun harga emas saat ini menunjukkan kenaikan, likuiditas dinilai masih seret karena banyak trader yang memilih untuk minggir dari pasar sementara FOMC belum menghasilkan keputusan.

"Likuiditas masih tipis karena para trader tampaknya masih menunggu The Fed untuk memberikan pandangannya terhadap kebijakan moneter," kata Benjamin Lu, analis Phillip Futures, sembari menambahkan bahwa Dolar AS yang menguat masih berpotensi untuk menekan harga emas.

289448

Sudah aktif berkecimpung di dunia jurnalistik online dan content writer sejak tahun 2011. Mengenal dunia forex dan ekonomi untuk kemudian aktif sebagai jurnalis berita di Seputarforex.com sejak tahun 2013. Hingga kini masih aktif pula menulis di berbagai website di luar bidang forex serta sebagai penerjemah lepas.

22 Oktober 2019 23:09

1,483.97 ( 0.01%)

Support : 1,479.28
Pivot : 1,486.93
Resistance : 1,491.69

Hold 50% Buy 100% Buy

40% Buy
Selengkapnya