Advertisement

iklan

Harga Emas Turun Akibat Pulihnya Dolar AS

Harga emas turun akibat menguatnya Dolar AS. Namun konflik AS dengan China dan isu Brexit masih menjadi penahan laju penurunan harga emas.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Seputarforex.com - Harga emas turun di sesi Eropa (10/Juli) sore ini, menyerahkan kekuatan yang didapat dari sesi-sesi perdagangan sebelumnya. Dolar AS yang mulai menampakkan pemulihan membuat emas harus mengalah dan melangkah turun. Gejolak global berpotensi ketidakpastian seperti kebijakan tarif impor AS dan kemelut Brexit,  rupanya tak cukup untuk membantu emas mempertahankan bull-nya.

 

harga-emas

 

Harga emas spot turun 0.1 persen ke angka $1,256.79 per ons pada pukul 14:09 WIB. Harga tersebut bergerak menjauhi level tertinggi sejak 26 Juni,  yang tercapai di harga $1,265.87 pada sesi sebelumnya. Sementara itu, harga emas futures di Comex untuk pengiriman bulan Agustus melemah 0.2 persen ke angka $1,257.40 per troy ons. Penurunan itu diiringan dengan harga emas ANTAM yang susut Rp1,000 dari harga kemarin. Emas ANTAM diperdagangkan pada harga Rp649,000 per gram hari ini, dengan buyback price Rp577,000 per gram.

 

Dolar AS Menguat

Analis National Australia Bank (NAB) John Sharma mengatakan, motor utama penurunan harga emas hari ini adalah Greenback. Siang tadi, Dolar AS menguat terhadap mata uang-mata uang mayor seiring dengan kembalinya minat risiko, karena para investor mengesampingkan dampak buruk yang ditimbulkan oleh kebijakan tarif impor Amerika Serikat kepada China. Sebelum ada indikator ekonomi yang menjadi bukti penurunan akibat fenomena tersebut, maka tak ada alasan bagi mereka untuk khawatir membeli aset minat risiko.

Indeks Dolar yang mengukur kekuatan Dolar terhadap enam mata uang mayor, naik 0.04 persen ke angka 94.114. Sebelumnya,  DXY jeblok ke level terendah sejak pertengahan Juni.

 

2 Isu Utama Yang Menahan Harga Emas

Ada dua isu utama yang menjadi penopang harga emas agar tak turun lebih jauh. Pertama, komentar Trump pada China soal Korea Utara. Pada hari Senin kemarin, Donald Trump mengatakan bahwa ada kemungkinan China sedang mencari cara untuk menghalangi usaha AS mendekati Korea Utara.

Kedua, ketidakpastian Brexit yang kembali meningkat. Dua menteri Inggris yang anti Uni Eropa, David Davis dan Boris Johnson, memilih untuk mengundurkan diri sebagai bentuk protes mereka akan perubahan metode negosiasi Brexit yang digunakan oleh May. 

 


"Isu-isu geopolitik seperti kebingungan Inggris untuk keluar dari Uni Eropa, serta tuntutan Trump pada China yang dianggapnya menghalangi proses denuklirisasi Korea Utara, menjadi sedikit dukungan bagi harga emas (setidaknya mencegah penurunan yang lebih dalam)," kata Sharma.


xauusd

284365

Sudah aktif berkecimpung di dunia jurnalistik online dan content writer sejak tahun 2011. Mengenal dunia forex dan ekonomi untuk kemudian aktif sebagai jurnalis berita di Seputarforex.com sejak tahun 2013. Hingga kini masih aktif pula menulis di berbagai website di luar bidang forex serta sebagai penerjemah lepas.

24 April 2019 11:14

1,269.55 ( 0.21%)

Support : 1,267.16
Pivot : 1,271.63
Resistance : 1,276.64

80% Sell 100% Sell 33% Sell

80% Sell
Selengkapnya