Advertisement

iklan

Harga Emas Turun Pasca Pengumuman Bea Impor AS

Trump resmi mengumumkan tambahan bea impor bagi barang-barang China senilai $200 miliar. Harga emas turun setelah pengumuman tersebut.

Advertisement

iklan

FirewoodFX

iklan

Seputarforex.com - Harga emas turun setelah AS akhirnya menerapkan bea impor tambahan sebesar 10% terhadap barang-barang China senilai $200 miliar. Tarif baru ini akan diberlakukan pada tanggal 24 September, dan akan naik menjadi 25% di akhir tahun.

Harga emas futures untuk pengiriman Desember turun 0.17 persen ke 1203.70 per troy ons. Sementara itu, grafik XAU/USD di bawah ini menunjukkan level 1197.5, sudah naik dari level rendah 1198.00 yang tercapai beberapa saat pasca pengumuman.

 

xu

 

Trump: China Harus Memperlakukan AS Lebih Adil

Selasa (18/Sep) hari ini, Trump mengumumkan tambahan bea impor sembari mengatakan bahwa ia akan mengambil 'tindakan ketiga', apabila China membalas kebijakan AS dengan menerapkan kenaikan tarif impor yang sama terhadap produk-produk AS. Tindakan ketiga itu rencananya adalah tarif impor ke barang-barang China senilai $267 miliar.

"Kami telah menunjukkan dengan jelas tentang jenis perubahan yang kami butuhkan, dan kami telah memberi China banyak peluang untuk memperlakukan kami dengan lebih adil," kata Trump dalam pernyataannya. "Namun sejauh ini, China belum menunjukkan iktikad untuk mempraktikannya."

 

Harga Emas Akan Kembali Jatuh

Sejak bulan April, harga emas telah turun sekitar 12.6 persen di tengah intensifnya konflik perdagangan global dan tekanan kenaikan suku bunga. Menurut Daniel Hynes, analis dari ANZ, harga emas menghadapi banyak tekanan. Contohnya adalah kenaikan suku bunga AS yang jelas akan melemahkan harganya, serta eskalasi perang dagang antara AS dan China yang lambat laun akan membuat investor kembali memburu Dolar sebagai safe haven.

"Perang dagang ini tidak menjadi bantuan bagi harga emas sama sekali. Tampaknya, ruang lingkup perdagangan emas dalam beberapa minggu ke depan akan makin menantang karena dua faktor tersebut." kata Hynes.

Sedangkan menurut Edward Meir dari INTL FCStone, harga emas bisa turun ke level terendah sebelum bisa menguat. "Minat jangka pendek sudah dalam rekor tertinggi... harga emas akan membutuhkan pemicu untuk naik kembali," ujarnya.

285351

Sudah aktif berkecimpung di dunia jurnalistik online dan content writer sejak tahun 2011. Mengenal dunia forex dan ekonomi untuk kemudian aktif sebagai jurnalis berita di Seputarforex.com sejak tahun 2013. Hingga kini masih aktif pula menulis di berbagai website di luar bidang forex serta sebagai penerjemah lepas.

25 April 2019 12:56

1,275.55 ( 0.01%)

Support : 1,270.21
Pivot : 1,273.94
Resistance : 1,279.12

60% Sell 100% Sell 33% Sell

72% Sell
Selengkapnya