PPI AS Melejit, Dolar Tahan Nafas Sebelum Pengumuman Fed

Indeks Harga Produsen (PPI) AS mmelejit dan melampaui ekspektasi di bulan Mei. Namun, Dolar cenderung wait and see jelang pengumuman Fed.

iklan

FirewoodFX

iklan

Advertisement

Indeks Harga Produsen (PPI) AS meningkat cukup signifikan di bulan Mei, melampaui ekspektasi yang mengarah pada peningkatan tahunan terbesar dalam kurun 6.5 tahun terakhir. Akan tetapi, tren inflasi produsen tetap di jalur moderat pada kuartal kedua 2017. Sementara itu, Dolar terpantau bergerak dalam range sempit, menanti pengumuman Fed pada hari Kamis dini hari nanti (14/Juni).

 

Harga Produsen AS Melejit, Dolar Tahan

 

 

Departemen Tenaga Kerja AS pada hari Rabu (13/Juni) merilis data Inflasi di tingkat produsen yang melonjak 0.5 persen bulan lalu. Kenaikan itu lebih tinggi dibandingkan ekspektasi ekonom dalam sebuah jajak pendapat sebelumnya yang memprediksi kenaikan 0.3 persen. Sebelumnya, laporan yang juga disebut sebagai PPI (Producer Price Index) ini naik tipis sebesar 0.1 di bulan April.

Dalam waktu yang bersamaan, Departemen terkait juga mempublikasikan data Core PPI yang naik 0.3 persen di bulan Mei. Rilis Inflasi Produsen Inti AS malam ini sekaligus melewati ekspektasi ekonom untuk kenaikan 0.2 persen, setelah naik 0.2 persen di bulan April.

Laporan Core PPI disebut sebagai salah satu faktor kunci yang ikut mempengaruhi Inflasi Core PCE, sebuah indikator Fundamental yang sering digunakan Fed dalam menentukan kebijakan suku bunga. Dalam waktu setahun terakhir, Core PPI telah berakselerasi sebesar 2.6 persen hingga bulan Mei, mengacu pada kondisi moderat.

Pada bulan Mei, harga barang barang naik 1.0 persen dan menyumbang 60 persen dari kenaikan data PPI AS bulan lalu. Naiknya harga barang secara umum disebabkan oleh lonjakan harga bahan bakar yang mencapai 9.8 persen. Sementara itu, harga makanan grosir naik tips sebesar 0.1 persen bulan lalu, setelah sempat merosot -1.1 persen pada bulan April. Biaya layanan naik 0.3 persen pada bulan Mei, dan biaya layanan kesehatan naik 0.1 persen di bulan yang sama.

 

 

Greenback 'Tahan Nafas' Jelang Pengumuman Fed

Pada pengumuman hasil rapat pada Rabu siang waktu setempat (dini hari WIB), The Fed hampir dapat dipastikan bakal melakukan Rate Hike sebesar 25 basis poin menjadi 2.0 persen.

Fokus investor lebih tertuju pada proyeksi kebijakan ekonomi Fed yang akan diumumkan oleh ketua Fed, Jerome Powell. Pasar masih menanti, apakah Fed bakal melakukan Rate Hike sebanyak empat kali tahun ini, atau tiga kali sesuai dengan ekspektasi pada awal tahun.

Dalam dua hari terakhir, pergerakan Greenback tidak terlalu signifikan dan masih berkutat dalam range sempit terhadap beberapa major currencies. Pair EUR/USD diperdagangkan pada level 1.1776, menjauhi Low harian 1.1730 sekaligus menghapus penurunan yang dialami pada perdagangan hari sebelumnya.


284020

Pandawa punya minat besar terhadap dunia kepenulisan dan sejak tahun 2010 aktif mengikuti perkembangan ekonomi dunia. Penulis juga seorang Trader Forex yang berpengalaman lebih dari 5 tahun dan hingga kini terus belajar untuk menjadi lebih baik.