Advertisement

iklan

Indeks Kepercayaan Konsumen AS Bulan Mei Naik Moderat

Tingkat kepercayaan Konsumen AS tercatat naik di bulan Mei, disokong oleh Indeks Current Condition dan Expectations yang meningkat secara moderat.

acy

iklan

Advertisement

iklan

Tingkat kepercayaan Konsumen AS tercatat naik di bulan Mei setelah sebelumnya turun pada bulan April. Kenaikan tersebut disokong oleh indeks Current Condition yang memperlihatkan optimisme kuat. Meski demikian, beberapa aspek survei dari penilaian indeks kepercayaan konsumen AS bulan Mei tampil beragam. Atas rilis data ini, Dolar AS masih tampil menguat terutama terhadap Euro.

 

Keyakinan Konsumen AS Bulan Mei Naik

 

 

Data Consumer Confidence AS yang dipublikasikan oleh lembaga Conference Board menunjukkan peningkatan Indeks Kepercayaan Konsumen bulan Mei menjadi 128.0, lebih tinggi dibandingkan rilis periode April sebesar 125.6 (direvisi turun dari 128.7). Ekonom dalam sebuah jajak pendapat sebelumnya memprediksi data bulan Mei akan berada pada 128.2.

"Kepercayaan Konsumen meningkat di bulan Mei setelah penurunan moderat di bulan April. Penilaian konsumen terhadap kondisi saat ini naik hingga menyentuh level tertinggi 17 tahun, mengindikasikan kemungkinan pertumbuhan ekonomi kuartal kedua bakal lebih tinggi dibandingkan kuartal pertama. Secara keseluruhan, tingkat kepercayaan konsumen dalam tren kuat yang akan mendukung belanja konsumen dalam bulan-bulan mendatang," ucap Lynn Franco, Direktur Indikator Ekonomi di The Conference Board.

 

Ditunjang Penguatan Indeks Current Condition

Penilaian konsumen AS terhadap kondisi saat ini (Current Condition) meningkat di bulan Mei. Berdasarkan survei Conference Board terhadap konsumen rumah tangga AS, responden yang mengatakan kondisi ekonomi "membaik" meningkat menjadi 38.4 persen. Sementara itu, mereka yang berpendapat ekonomi "memburuk" berkurang dari 12.3 persen menjadi 12.0 persen.

Penilaian konsumen terhadap kondisi pasar tenaga kerja AS sedikit beragam. Persentase responden yang mengatakan lapangan kerja "melimpah" naik cukup signifikan dari 38.2 persen menjadi 42.4 persen. Sementara mereka yang mengklaim pekerjaan sulit didapat juga mencatatkan peningkatan dari 15.5 persen menjadi 15.8 persen.

Hasil beragam lainnya pada penilaian konsumen terjadi pada prospek bisnis jangka pendek, dengan persentase konsumen yang mengatakan ekonomi akan terus membaik dalam kurun enam bulan mendatang turun dari 23.6 persen menjadi 23.1 persen. Di sisi lain, konsumen yang berpendapat ekonomi jangka pendek akan memburuk juga menurun dari 9.8 persen menjadi 8.3 persen.

Pada pukul 21:41 WIB, pengerakan Greenback secara keseluruhan berada di jalur penguatan terhadap major currencies lain. Pair EUR/USD tadi sore sempat anjlok menyentuh level Low 10 bulan akibat kisruh politik Italia. Namun pada malam ini, Euro sedikit menguat dan diperdagangkan pada level 1.1566.

283860

Pandawa punya minat besar terhadap dunia kepenulisan dan sejak tahun 2010 aktif mengikuti perkembangan ekonomi dunia. Penulis juga seorang Trader Forex yang berpengalaman lebih dari 5 tahun dan hingga kini terus belajar untuk menjadi lebih baik.