Indeks Kepercayaan Konsumen AS Naik Ke Level Tertinggi 2 Tahun

Kenaikan Indeks Kepercayaan Konsumen AS ke level tertinggi dua tahun menjadi sinyal kuatnya belanja konsumen yang menjadi pertimbangan The Fed dalam menentukan kebijakan.

FirewoodFX

iklan

Advertisement

iklan

Seputarforex.com - Indeks Kepercayaan Konsumen AS versi CB (The Conference Board) naik ke level tertinggi sejak Januari 2017, yakni mencapai level 138.4 pada bulan September, bertambah sekitar 5 poin dari level sebelumnya di 133.7. Angka bulan ini mematahkan ekspektasi penurunan ke level 132.2.

 

indeks-kepercayaan-konsumen-as

 

Indeks Dolar AS Turun

Namun, menyusul laporan tersebut, Indeks Dolar AS (DXY) justru menurun. Dari grafik hourly di bawah ini, tampak penurunan tipis indeks dari sebelumnya di 94.09 ke level 94.02.

 

dxy

 


Indeks Kepercayaan Konsumen AS mengukur tingkat optimisme pada perekonomian negara yang ditunjukkan dengan tingkat tabungan dan pengeluaran konsumen. Data ini dirilis tiap bulan oleh sebuah lembaga riset independen The Conference Board (CB). Riset untuk memperoleh data indeks kepercayaan konsumen dilakukan pada 5000 rumah tangga di seluruh negara bagian AS. Pengukuran ini menunjukkan komponen level konsumsi untuk pertumbuhan ekonomi (GDP), dan dianggap penting karena The Fed mempertimbangkan indeks kepercayaan konsumen sebagai salah satu komponen untuk menentukan kebijakan moneternya.

The Conference Board (CB) adalah asosiasi penelitian dan keanggotaan bisnis independen yang bekerja untuk memenuhi kepentingan umum. Misinya adalah untuk menyediakan pengetahuan praktis bagi organisasi-organisasi terdepan dunia untuk peningkatan performa dan layanan.

Pengaruh:

High Impact adalah level tertinggi dalam tingkat pengaruh suatu rilis data terhadap pergerakan harga. Status High Impact menandakan jika suatu rilis data bisa memicu pergerakan signifikan dan perubahan sentimen pasar.

 

Jadwal rilis:
Bulanan.

Sumber:
The Conference Board

Data Resmi Selengkapnya Bisa Dilihat Di Sini

285449

Sudah aktif berkecimpung di dunia jurnalistik online dan content writer sejak tahun 2011. Mengenal dunia forex dan ekonomi untuk kemudian aktif sebagai jurnalis berita di Seputarforex.com sejak tahun 2013. Hingga kini masih aktif pula menulis di berbagai website di luar bidang forex serta sebagai penerjemah lepas.