Indeks Non Manufaktur Jatuh, Dolar AS Makin Tertekan

Jatuhnya Indeks Non Manufaktur AS menambah tekanan bagi Dolar AS yang sedang melemah.

Xm

iklan

Advertisement

iklan

Seputarforex.comNon Manufacturing PMI (Indeks Non Manufaktur) AS yang dirilis lembaga ISM, turun dari 60.7 ke 57.6. Kendati masih di atas level 50 (masih dalam kategori ekspansi), angka ISM Non Manufaktur AS kali ini adalah yang terendah sejak bulan Agustus 2018. Penyebabnya ditengarai berasal dari konflik perdagangan AS-China, yang mengakibatkan perlambatan dalam aktivitas bisnis dan ketenagakerjaan perusahaan di AS.

us-non-manf

 

Dolar AS Makin Melemah

Dolar AS yang sudah tertekan karena indikasi perlambatan kenaikan suku bunga The Fed, menjadi kian melemah setelah rilis data tersebut. Saat berita ini ditulis pada pukul 23:36 WIB, Indeks Dolar (DXY) harian turun 0.46 persen ke 95.76.

dxy

 



ISM Non Manufacturing PMI dirilis oleh Institute for Supply Management (ISM) yang khusus dibuat untuk AS. Di negara tersebut, indikator ini lebih berdampak daripada indeks Services PMI yang dirilis Markit. Dibuat berdasarkan survei terhadap 400 purchasing manager di AS, ISM Non Manufacturing PMI berfokus pada kondisi bisnis di luar sektor manufaktur, dan bertujuan untuk memperoleh gambaran prospek perekonomian AS ke depan.

Pengaruh:

High Impact adalah level tertinggi dalam tingkat pengaruh suatu rilis data terhadap pergerakan harga. Status High Impact menandakan jika suatu rilis data bisa memicu pergerakan signifikan dan perubahan sentimen pasar.

 

Jadwal rilis:
Bulanan

Sumber:
Institute for Supply Management


Data Selengkapnya Dapat Dilihat Di Sini

286910

Sudah aktif berkecimpung di dunia jurnalistik online dan content writer sejak tahun 2011. Mengenal dunia forex dan ekonomi untuk kemudian aktif sebagai jurnalis berita di Seputarforex.com sejak tahun 2013. Hingga kini masih aktif pula menulis di berbagai website di luar bidang forex serta sebagai penerjemah lepas.