INDF: Periode Lalu Merugi, Tahun Ini Laba Bersih Menanjak

Laba bersih PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) pada kuartal I tahun 2016 meningkat sebesar 38.26 persen menjadi Rp 1.36 triliun. Peningkatan laba bersih oleh perseroan ini sangat baik mengingat pada periode sebelumnya INDF tercatat harus merugi sebesar Rp985.97 miliar.

FirewoodFX

iklan

Advertisement

iklan

Laba bersih PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) pada kuartal I tahun 2016 meningkat sebesar 38.26 persen menjadi Rp 1.36 triliun. Peningkatan laba bersih oleh perseroan ini sangat baik mengingat pada periode sebelumnya INDF tercatat harus merugi sebesar Rp985.97 miliar.

Indofood

Menurut laporan keuangan yang dirilis hari ini (29/04), laba kotor perusahaan INDF tercatat naik ke Rp 4.61 triliun, mengalami peningkatan sebesar 12.43 persen apabila dibandingkan dengan periode lalu yang memperoleh laba kotor sebesar Rp 4.1 triliun.

Disamping itu, penjualan bersih perseoran ini juga mengalami kenaikan sebesar 9.9 persen yakni menjadi Rp 16.51 triliun bila dibandingkan dengan penjualan periode sebelumnya senilai Rp 15.02 triliun.Namun, beban pokok penjualan juga ikut naik sebesar 8.31 persen yaitu dari periode sebelumnya sebesar Rp 10.91 triliun menjadi Rp 11.9 triliun pada kuartal I tahun 2016 ini.

Sebenarnya laba usaha INDF pada kuartal I tahun ini adalah sebesar Rp 1.87 triliun, naik sebesar 7.47 persen dari sebelumnya Rp 1.74 triliun. Oleh karena itu, laba tahun berjalan INDF bisa meningkat menjadi RP 1.36 triliun. Sedangkan laba per saham dasar yang dapat diberikan dan digunakan leh pemilik entitas induk menurun menjadi Rp 10 dari sebelumnya yang sebesar Rp 20.

Sementara itu, jumlah total aset keseluruhan PT Indofood Sukses Makmur Tbk sampai bulan Maret 2016 mencapai Rp 92.36 triliun, mengalami peningkatan tipis sebesar 0.57 persen bila dibandingkan dengan total aset INDF bulan Desember tahun 2015 yang sebesar Rp 91.83 triliun.

 

 

263739

Pernah menempuh pendidikan di Fakultas Sastra, jurusan Sastra Inggris konsentrasi Linguistik, Unversitas Negeri Malang. Menyukai bidang kepenulisan dan dunia penerjemahan ekonomi dan bisnis sejak tahun 2013 silam. Saat ini menjadi jurnalis di Seputarforex yang bertanggung jawab untuk menulis berita emas dunia, forex, dan saham.